Key insights and market outlook
Thailand melakukan serangan udara terhadap Kamboja, menargetkan kasino dan jembatan di provinsi Oddar Meanchey pada 19-20 Desember 2025. Serangan yang dilakukan menggunakan jet tempur F-16 ini merusak jembatan penting dan fasilitas kasino, meningkatkan ketegangan antara kedua negara menjelang pertemuan khusus menteri luar negeri ASEAN untuk membahas konflik tersebut.
Thailand melakukan serangan udara militer terhadap Kamboja pada 19-20 Desember 2025, menargetkan lokasi strategis termasuk kasino dan jembatan di provinsi Oddar Meanchey. Serangan tersebut dilakukan menggunakan jet tempur F-16, menurut laporan dari The Nation Thailand. Jembatan yang menjadi target, dikenal sebagai Jembatan O'Chik, terletak sekitar 62 kilometer dari perbatasan Thailand-Kamboja dan diyakini sebagai jalur pasokan penting untuk amunisi militer Kamboja.
Serangan udara terjadi pada Jumat dan Sabtu, 19-20 Desember 2025. Pada hari pertama, jet tempur F-16 Thailand mengebom Jembatan O'Chik di provinsi Oddar Meanchey. Keesokan harinya, pesawat militer Thailand menyerang Kasino Thomoda dan menghancurkan pangkalan artileri yang terletak di distrik Veal Veng. Tindakan ini telah meningkatkan ketegangan antara Thailand dan Kamboja secara signifikan.
Eskalasi ini terjadi menjelang pertemuan khusus menteri luar negeri ASEAN yang dijadwalkan pada Senin, 22 Desember 2025, di mana konflik ini diperkirakan akan menjadi agenda utama. Komunitas internasional memantau perkembangan situasi dengan saksama karena berpotensi mengganggu stabilitas regional. Serangan ini telah menimbulkan kekhawatiran tentang potensi keterlibatan militer lebih lanjut dan implikasi yang lebih luas bagi keamanan regional di Asia Tenggara.
Serangan Udara Thailand ke Kamboja
Eskalasi Konflik ASEAN