Key insights and market outlook
Thailand telah memberlakukan jam malam di provinsi Trat menyusul eskalasi bentrokan dengan Kamboja di sepanjang perbatasan yang disengketakan. Keputusan ini diambil meskipun laporan sebelumnya tentang perjanjian gencatan senjata antara kedua negara, yang diumumkan oleh mantan Presiden AS Donald Trump dua hari sebelumnya. Juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Laksamana Muda Surasant Kongsiri, mengkonfirmasi bentrokan terus-menerus di wilayah tersebut, sehingga jam malam diberlakukan untuk menjaga keselamatan publik.
Thailand telah memberlakukan jam malam di provinsi Trat, yang terletak di bagian tenggara negara tersebut, menyusul meningkatnya ketegangan dan bentrokan dengan Kamboja. Keputusan ini diumumkan oleh Laksamana Muda Surasant Kongsiri, juru bicara Kementerian Pertahanan Thailand, dalam konferensi pers di Bangkok pada hari Minggu, 14 Desember 2025. Pemberlakuan jam malam terjadi ketika konflik antara Thailand dan Kamboja terus meningkat, terutama di wilayah perbatasan yang disengketakan.
Eskalasi ini terjadi hanya dua hari setelah mantan Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa kedua negara telah sepakat untuk menghentikan permusuhan. Namun, militer Thailand melaporkan bahwa bentrokan terus berlanjut meskipun gencatan senjata yang diumumkan. Laksamana Kongsiri menggambarkan situasi sebagai konfrontasi terus-menerus antara pasukan kedua negara. Jam malam diberlakukan sebagai respons langsung terhadap kekerasan yang terus berlanjut, dengan tujuan menjaga ketertiban dan memastikan keselamatan publik di wilayah yang terdampak.
Pemberlakuan jam malam mencerminkan keseriusan situasi dan upaya pemerintah Thailand untuk mengelola krisis. Sementara komunitas internasional percaya bahwa gencatan senjata telah diberlakukan, realitas di lapangan tampaknya lebih kompleks. Jam malam kemungkinan akan memiliki implikasi signifikan bagi penduduk lokal dan bisnis di provinsi Trat, serta bagi hubungan diplomatik antara Thailand dan Kamboja secara lebih luas.
Konflik yang terus berlanjut menimbulkan kekhawatiran tentang stabilitas regional dan potensi eskalasi lebih lanjut. Negara-negara tetangga dan aktor internasional mungkin merasa terdorong untuk menanggapi situasi yang memburuk, baik melalui saluran diplomatik maupun cara lainnya. Efektivitas jam malam dalam memulihkan perdamaian dan respons dari pihak Kamboja akan diawasi ketat dalam beberapa hari mendatang.
Pemberlakuan Jam Malam di Trat
Eskalasi Konflik Perbatasan