Thailand's Central Bank Intervenes to Manage Baht's Sharp Appreciation
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 26
Sources1 verified

Bank Sentral Thailand Intervensi Mengatasi Penguatan Baht yang Tajam

Tim Editorial AnalisaHub·26 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank sentral Thailand telah mengambil langkah intervensi agresif untuk menahan apresiasi baht yang tajam setelah mencapai level tertinggi terhadap dolar AS dalam lebih dari empat tahun. Penguatan 10,3% sepanjang tahun ini menjadikan baht sebagai mata uang kedua terbaik di Asia. Gubernur Vitai Ratanakorn menyatakan bahwa meskipun intervensi telah mengurangi volatilitas, upaya tersebut belum sepenuhnya menstabilkan mata uang. Apresiasi baht menimbulkan tantangan bagi perekonomian Thailand di tengah ketegangan perdagangan dengan AS, utang rumah tangga yang tinggi, dan pemilu yang akan datang.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank Sentral Thailand Mengambil Tindakan atas Apresiasi Tajam Baht

Intervensi di Tengah Volatilitas Mata Uang

Bank sentral Thailand telah menerapkan langkah-langkah agresif untuk mengelola apresiasi tajam baht setelah mata uang tersebut melonjak ke level tertinggi terhadap dolar AS dalam lebih dari empat tahun. Baht telah menguat 10,3% sepanjang tahun ini, menjadikannya mata uang kedua terbaik di Asia. Meskipun intervensi ini, upaya bank sentral hanya berhasil mengurangi fluktuasi daripada menstabilkan baht sepenuhnya.

Tantangan Ekonomi di Tengah Menguatnya Mata Uang

Apresiasi baht menimbulkan tantangan signifikan bagi perekonomian Thailand, yang saat ini menghadapi berbagai tekanan. Tekanan ini mencakup ketegangan perdagangan dengan AS yang meningkat, tingginya tingkat utang rumah tangga, konflik perbatasan dengan Kamboja, dan ketidakpastian politik menjelang pemilu awal Februari. Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan lingkungan yang kompleks bagi pengelolaan moneter bank sentral.

Respons Bank Sentral dan Pandangan ke Depan

Gubernur Vitai Ratanakorn mengungkapkan bahwa bank sentral telah aktif melakukan intervensi di pasar valuta asing, terutama pada paruh kedua tahun ini. Meskipun langkah-langkah ini telah membantu memoderasi volatilitas, upaya tersebut belum cukup untuk sepenuhnya mengendalikan pergerakan baht. Bank sentral tetap waspada, siap mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk menjaga stabilitas mata uang dan mendukung perekonomian secara keseluruhan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Currency InterventionMonetary PolicyCurrency Appreciation

Key Events

1

Central Bank Intervention

2

Currency Appreciation Management

3

Monetary Policy Response

Timeline from 1 verified sources