Key insights and market outlook
Raksasa telekomunikasi PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dan PT Indosat Tbk (ISAT) melaporkan penurunan kinerja keuangan di kuartal III-2025. Pendapatan TLKM turun 2,31% YoY menjadi Rp 109,61 triliun, sementara laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk menurun 10,69% YoY menjadi Rp 15,78 triliun. Pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) mobile TLKM turun 4,7% YoY menjadi Rp 42.400. Angka-angka ini menunjukkan tekanan lanjutan di sektor telekomunikasi.
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, melaporkan penurunan pendapatan sebesar 2,31% YoY menjadi Rp 109,61 triliun untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2025. Laba bersih perusahaan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk juga mengalami penurunan signifikan sebesar 10,69% YoY, turun dari Rp 17,67 triliun menjadi Rp 15,78 triliun selama periode yang sama.
Dari perspektif operasional, pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) mobile TLKM mengalami penurunan 4,7% YoY, turun dari Rp 44.500 pada September 2024 menjadi Rp 42.400 pada September 2025. Penurunan ARPU ini, ditambah dengan penurunan pendapatan, menunjukkan tekanan lanjutan di sektor telekomunikasi.
Kinerja keuangan TLKM dan ISAT mencerminkan lingkungan yang menantang yang dihadapi oleh perusahaan telekomunikasi di Indonesia. Meskipun terjadi penurunan, TLKM tetap menjadi pemain dominan di pasar, dengan hasil keuangan mereka memberikan wawasan tentang kesehatan keseluruhan industri telekomunikasi.
Q3 2025 Revenue Decline
Net Profit Decrease
ARPU Reduction