Tokio Marine Indonesia Sees Slowdown in Personal Accident Insurance Business
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Tokio Marine Indonesia Melihat Perlambatan Bisnis Asuransi Kecelakaan Diri

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

PT Asuransi Tokio Marine Indonesia melaporkan penurunan premi dan klaim asuransi kecelakaan diri di kuartal III/2025, seiring dengan perlambatan industri. Premi turun 7,3% YoY sementara klaim menurun 34,8% YoY. Perusahaan mengaitkan hal ini dengan perlambatan ekonomi dan pergeseran preferensi konsumen ke produk asuransi yang lebih komprehensif. Meski demikian, Tokio Marine tetap optimis prospek stabil hingga akhir tahun karena meningkatnya mobilitas dan kebutuhan proteksi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Tokio Marine Indonesia Melihat Perlambatan Bisnis Asuransi Kecelakaan Diri

Tren Industri dan Kinerja

PT Asuransi Tokio Marine Indonesia mencatat penurunan signifikan pada premi dan klaim asuransi kecelakaan diri hingga kuartal III/2025. Presiden Direktur Tokio Marine Indonesia, Sancoyo Setiabudi, menyatakan bahwa tren ini sejalan dengan perlambatan industri secara keseluruhan. Menurut data dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), premi asuransi kecelakaan diri turun 7,3% year-on-year (YoY) menjadi Rp2,05 triliun, sementara klaim menurun 34,8% YoY menjadi Rp279 miliar.

Dinamika Pasar dan Perilaku Konsumen

Penurunan premi asuransi kecelakaan diri kemungkinan disebabkan oleh perlambatan ekonomi dan perubahan preferensi konsumen. Banyak nasabah kini memilih produk asuransi yang lebih komprehensif seperti asuransi kesehatan dan proteksi penyakit kritis. Sancoyo Setiabudi menjelaskan bahwa pergeseran ini tidak berarti konsumen meninggalkan asuransi kecelakaan diri, melainkan mencari proteksi yang lebih luas. Rasio klaim untuk asuransi kecelakaan diri membaik menjadi 13,6% hingga September 2025, turun dari 19,3% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Strategi Perusahaan dan Prospek

Meski menghadapi tantangan saat ini, Tokio Marine Indonesia tetap optimis tentang prospek asuransi kecelakaan diri. Sancoyo menekankan pentingnya produk ini sebagai 'jaring pengaman' bagi individu, terutama mereka yang berada dalam kelompok usia produktif dengan mobilitas tinggi. Perusahaan fokus pada tiga strategi utama: mengembangkan produk mikro yang terjangkau, memastikan proses klaim yang cepat, dan meningkatkan kanal distribusi online melalui optimalisasi website, implementasi digital worksite, dan kemitraan dengan mitra distribusi.

Analisis Ahli

Pengamat asuransi Dedy Kristianto mencatat bahwa prospek asuransi kecelakaan diri tetap stabil meskipun masih tertekan. Dia mengantisipasi kemungkinan sedikit perbaikan di kuartal IV karena meningkatnya mobilitas akhir tahun, namun percaya bahwa pemulihan signifikan akan bergantung pada perbaikan daya beli masyarakat. Dedy juga mengamati bahwa nasabah semakin memilih produk asuransi yang lebih komprehensif, dan penurunan asuransi kecelakaan diri sebagian disebabkan oleh penurunan permintaan produk yang terkait dengan perjalanan, kartu kredit, dan program keanggotaan.

Kesimpulan

Tokio Marine Indonesia sedang menghadapi perlambatan bisnis asuransi kecelakaan diri dengan menyesuaikan strategi produk dan distribusi. Perusahaan tetap optimis secara hati-hati untuk sisa tahun ini, mengharapkan kinerja stabil yang didorong oleh meningkatnya mobilitas dan kebutuhan proteksi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Asuransi Kecelakaan DiriPerlambatan IndustriStrategi Asuransi

Key Events

1

Penurunan Premi Asuransi Kecelakaan Diri

2

Pergeseran Preferensi Konsumen

Timeline from 1 verified sources