Key insights and market outlook
Mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon memperingatkan bahwa Uni Eropa harus melakukan reformasi mendasar atau berisiko kehilangan relevansinya di tengah persaingan sengit antara Amerika Serikat dan China. Laporan mereka menyoroti perubahan struktural yang membentuk kembali negara, pasar, dan institusi, menghadirkan risiko dan peluang bagi negara-negara dengan hubungan keamanan dan perdagangan yang sudah ada.
Uni Eropa berada di persimpangan kritis, menghadapi tekanan intensif untuk melakukan reformasi di tengah meningkatnya persaingan global antara Amerika Serikat dan China. Sebuah laporan terbaru yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair dan CEO JPMorgan Chase Jamie Dimon memperingatkan bahwa tanpa reformasi mendasar, UE berisiko kehilangan relevansinya dalam tatanan global baru yang muncul.
Laporan ini, berdasarkan wawasan dari para pemimpin pemerintahan, eksekutif bisnis, dan perwakilan masyarakat sipil, menyoroti dampak mendalam dari perubahan struktural yang saling terkait yang mempengaruhi negara-negara, pasar, dan institusi di seluruh dunia. Perubahan ini sangat signifikan bagi negara-negara yang secara tradisional mengandalkan Amerika Serikat untuk keamanan sambil memperkuat hubungan dagang dengan China.
Lanskap global yang berkembang menghadirkan tantangan di berbagai domain kritis:
Laporan Blair-Dimon menekankan bahwa UE harus menavigasi perubahan kompleks ini sambil mempertahankan posisinya di kancah global. Kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan struktural ini akan menentukan relevansi masa depannya dalam urusan internasional.
EU Reform Proposal
Global Structural Changes Report