Key insights and market outlook
PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP) berencana untuk berekspansi melalui proyek Cibungbulang Townhill di 2026, dengan cluster baru bernama Salak yang akan diluncurkan pertengahan tahun. Proyek ini diharapkan menjadi kontributor pendapatan yang signifikan. Cluster Salak akan memiliki 95 unit dengan luas tanah 105 meter persegi dan luas bangunan 50 meter persegi, dengan harga mulai dari sekitar Rp 500 juta.
PT Trimitra Prawara Goldland Tbk (ATAP), yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, sedang bersiap untuk ekspansi signifikan di 2026 melalui proyek properti unggulannya, Cibungbulang Townhill. Perusahaan berencana meluncurkan cluster baru dalam proyek ini, bernama Salak, pada pertengahan 2026. Menurut Indriati, CEO perusahaan, cluster baru ini akan menjadi fokus utama strategi pertumbuhan perusahaan di tahun mendatang.
Cluster Salak akan terdiri dari 95 unit, dengan setiap unit memiliki luas tanah 105 meter persegi dan luas bangunan 50 meter persegi. Harga untuk unit-unit ini akan dimulai dari sekitar Rp 500 juta. Perusahaan berharap cluster ini akan menjadi kontributor utama arus pendapatan mereka di 2026. Peluncuran Salak diharapkan menjadi peristiwa penting dalam kalender perusahaan, berpotensi meningkatkan penjualan dan meningkatkan daya tarik keseluruhan proyek Cibungbulang Townhill.
Proyek Cibungbulang Townhill, dengan cluster Salak yang baru, mewakili kesempatan strategis bagi Trimitra Prawara untuk memperkuat posisinya di pasar properti Indonesia. Dengan fokus pada megaproyek ini, perusahaan bertujuan untuk memanfaatkan permintaan properti residensial yang meningkat di wilayah tersebut. Eksekusi proyek yang sukses dapat berdampak positif pada kinerja keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan di tahun-tahun mendatang.
Proyek Cibungbulang Townhill
Peluncuran Cluster Salak