Key insights and market outlook
Perusahaan Grup Triputra, termasuk PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG), melaporkan kinerja keuangan yang kuat dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. Pendapatan TAPG mencapai Rp 8,20 triliun, naik 31,48% YoY, sementara laba bersih melonjak 65,69% menjadi Rp 2,67 triliun. DSNG mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp 8,9 triliun, meningkat 25% YoY, dengan laba bersih naik 51% menjadi Rp 1,3 triliun. Kinerja positif ini didorong oleh harga jual rata-rata (ASP) yang lebih tinggi dan peningkatan volume penjualan.
Kinerja keuangan Grup Triputra tetap kokoh selama sembilan bulan pertama tahun 2025, didorong oleh kontribusi kuat dari anak perusahaan utamanya. PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) adalah di antara perusahaan yang menonjol.
TAPG mencatat pendapatan dari kontrak pelanggan sebesar Rp 8,20 triliun pada kuartal ketiga tahun 2025, mewakili peningkatan signifikan sebesar 31,48% dibandingkan dengan Rp 6,24 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Untuk periode sembilan bulan, perusahaan melaporkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 2,67 triliun, naik tajam sebesar 65,69% dari Rp 1,61 triliun per September 2024.
DSNG mencapai pendapatan konsolidasi sebesar Rp 8,9 triliun, menandai peningkatan 25% year-on-year (YoY). Laba bersih perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan kuat, mencapai Rp 1,3 triliun, atau 51% lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Menurut Andrianto Oetomo, CEO DSNG, kinerja positif ini terutama didorong oleh kenaikan harga jual rata-rata (ASP) dari semua produk utama. Khususnya, ASP untuk CPO naik sebesar 16,3% YoY, Palm Kernel sebesar 80,5%, dan PKO sebesar 82,8%, sementara volume penjualan tumbuh sekitar 5%.
Hasil keuangan yang kuat di kedua TAPG dan DSNG sebagian besar disebabkan oleh kondisi pasar yang menguntungkan dan strategi bisnis yang efektif. Kenaikan ASP untuk komoditas utama memainkan peran penting dalam meningkatkan pendapatan dan profitabilitas. Selain itu, peningkatan volume penjualan turut berkontribusi pada kinerja positif.
Kinerja 9 bulan yang kuat dari anak perusahaan utama Grup Triputra menggarisbawahi ketahanan dan posisi strategis perusahaan di pasar. Menjelang akhir tahun, momentum ini diperkirakan akan berlanjut, didukung oleh permintaan produk yang terus berlanjut dan kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan tren pasar yang menguntungkan.
Strong 9M 2025 Revenue Growth
Significant Profit Increase