Key insights and market outlook
Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan para eksekutif puncak perusahaan minyak AS untuk membahas rencana penguasaan cadangan minyak Venezuela setelah penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi militer. Pertemuan ini bertujuan untuk mendapatkan dukungan dari perusahaan minyak besar terhadap strategi Trump di Venezuela. Gedung Putih telah memberikan tekanan maksimum pada otoritas sementara Venezuela, dengan penguasaan minyak sebagai fokus utama tindakan AS.
Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan para eksekutif puncak perusahaan minyak AS besar untuk membahas rencana pemerintahannya terkait cadangan minyak Venezuela yang signifikan. Pertemuan ini dilakukan setelah operasi militer besar pada 3 Januari yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Pemerintahan Trump memandang penguasaan cadangan minyak Venezuela sebagai komponen krusial dari strategi mereka terhadap negara tersebut. Trump secara terbuka menyatakan bahwa mengamankan sumber daya minyak Venezuela menjadi motivasi utama di balik operasi militer tersebut. Gedung Putih kini berupaya mendapatkan dukungan dari perusahaan minyak AS besar untuk inisiatif ini.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengonfirmasi bahwa pemerintahan AS memberikan tekanan maksimum pada otoritas sementara Venezuela sambil melakukan pendekatan dengan para eksekutif minyak AS. Trump menyebutkan bahwa pertemuan akan berlangsung di Gedung Putih dengan semua eksekutif perusahaan minyak besar hadir secara langsung.
Langkah ini mewakili perkembangan signifikan dalam kebijakan energi dan hubungan luar negeri AS. Fokus pemerintahan pada minyak Venezuela menekankan pentingnya strategis sumber daya energi dalam membentuk tindakan geopolitik AS. Hasil diskusi ini dapat memiliki implikasi luas baik bagi sektor energi AS maupun hubungan internasionalnya.
Pertemuan Trump dengan Eksekutif Minyak AS
Operasi Militer di Venezuela
Penguasaan Cadangan Minyak