Key insights and market outlook
Presiden AS Donald Trump telah menginstruksikan pemerintah AS untuk membeli obligasi hipotek senilai $200 miliar melalui Fannie Mae dan Freddie Mac untuk menurunkan biaya perumahan. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi suku bunga KPR dan cicilan bulanan, membuat rumah lebih terjangkau. Ekonom meragukan efektivitasnya, menyarankan bahwa ini mungkin hanya memangkas suku bunga sebesar 0,25%-0,5%, yang tidak cukup untuk mengatasi masalah mendasar kelangkaan pasokan rumah.
Pemerintahan Trump telah mengumumkan rencana untuk membeli obligasi berbasis hipotek senilai $200 miliar melalui lembaga yang disponsori pemerintah, Fannie Mae dan Freddie Mac. Inisiatif ini bertujuan untuk menurunkan suku bunga hipotek dan membuat perumahan lebih terjangkau dengan mengurangi cicilan bulanan. Dana untuk pembelian ini akan berasal dari cadangan kas yang dimiliki oleh Fannie Mae dan Freddie Mac, yang saat ini berada di bawah pengawasan pemerintah.
Keputusan untuk menginvestasikan $200 miliar ke dalam pasar hipotek dipandang sebagai upaya untuk merangsang sektor perumahan AS, yang telah berjuang dengan harga rumah yang tinggi dan pasokan yang terbatas. Dengan meningkatkan permintaan melalui suku bunga hipotek yang lebih rendah, pemerintah berharap dapat membuat kepemilikan rumah lebih mudah dijangkau. Namun, ekonom meragukan efektivitas langkah ini. Daryl Fairweather, kepala ekonom Redfin, mencatat bahwa intervensi ini kemungkinan hanya akan menurunkan suku bunga hipotek sebesar 0,25% hingga 0,5%, yang mungkin tidak cukup untuk memberikan dampak signifikan pada pasar perumahan.
Pasar perumahan AS menghadapi tantangan struktural, termasuk kelangkaan pasokan perumahan dan kenaikan harga rumah yang melampaui pertumbuhan pendapatan. Banyak pemilik rumah saat ini enggan menjual rumah mereka karena telah mengunci suku bunga yang lebih rendah selama pandemi, sehingga semakin mengurangi inventaris yang tersedia. Bagi calon pembeli, harga rumah yang tinggi dan suku bunga hipotek tetap menjadi hambatan besar untuk masuk. Sementara intervensi pemerintah bertujuan untuk meringankan sebagian tekanan ini, intervensi ini tidak mengatasi masalah mendasar terkait pasokan.
Waktu pengumuman ini, yang datang menjelang pemilihan paruh waktu, dipandang sebagai langkah politik untuk mengatasi kekhawatiran pemilih tentang keterjangkauan perumahan. Namun, dampak jangka panjang pada pasar perumahan masih belum pasti. Ketika situasi berkembang, efektivitas intervensi $200 miliar ini akan dipantau secara ketat oleh ekonom dan pembuat kebijakan.
$200B Mortgage-Backed Securities Purchase
US Housing Market Stimulus