Trump Revives Interest in Acquiring Greenland, Europe Reacts Strongly
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 7
Sources2 verified

Trump Menghidupkan Kembali Minat Menguasai Greenland, Eropa Bereaksi Kuat

Tim Editorial AnalisaHub·7 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan berbagai opsi untuk mengakuisisi Greenland, termasuk potensi aksi militer, dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Trump dan penasihatnya sedang menjajaki berbagai cara untuk menguasai wilayah Arktik tersebut. Langkah ini memicu reaksi keras dari pemimpin Eropa, yang menekankan bahwa masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyatnya dan Denmark.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Trump Menghidupkan Kembali Minat Menguasai Greenland, Hadapi Oposisi Kuat Eropa

Klaim Keamanan Nasional Memicu Kontroversi Internasional

Presiden AS Donald Trump kembali menghidupkan minat pemerintahannya untuk mengakuisisi Greenland, wilayah yang saat ini berada di bawah kedaulatan Denmark. Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Trump dan penasihatnya sedang menjajaki berbagai opsi untuk menguasai wilayah Arktik tersebut, termasuk potensi penggunaan kekuatan militer 1

.

Gedung Putih Mengonfirmasi Berbagai Opsi Sedang Dipertimbangkan

Dalam pernyataan resmi, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengakui bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan berbagai pendekatan untuk mencapai tujuan mereka. Leavitt menekankan bahwa Presiden Trump memandang Greenland sangat penting bagi keamanan nasional AS, terutama dalam menangkal ancaman dari negara-negara rival di wilayah Arktik. Pernyataan tersebut secara khusus menyebutkan bahwa aksi militer "selalu menjadi opsi yang tersedia bagi Panglima Tertinggi" 2

.

Pemimpin Eropa Bereaksi dengan Oposisi Bersatu

Pernyataan pemerintahan Trump memicu reaksi keras dan bersatu dari para pemimpin Eropa. Perdana Menteri dan pemimpin dari Perancis, Jerman, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya bergabung dengan Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen dalam mengecam saran Amerika Serikat. Mereka menekankan bahwa status Greenland adalah urusan antara Denmark dan Greenland, dan bahwa prioritas NATO harus menjaga keamanan regional melalui kerja sama, bukan aksi unilateral.

Konteks Historis dan Signifikansi Saat Ini

Perkembangan terkini telah membawa perhatian pada sejarah kompleks Greenland dengan Denmark dan status otonom saat ini. Greenland memiliki kepentingan strategis yang signifikan karena lokasinya di Arktik, yang semakin relevan dalam geopolitik global. Potensi sumber daya mineral wilayah tersebut dan jalur pelayaran yang muncul menambah nilai strategisnya, menjadikannya titik fokus bagi berbagai kekuatan global.

Sumber

  1. [Kontan - Sejarah Greenland sebagai Wilayah Denmark](
  2. [Kontan - Trump Buka Opsi Militer Rebut Greenland](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
12 min
Sources
2 verified

Topics Covered

GeopoliticsInternational RelationsArctic Territory

Key Events

Timeline from 2 verified sources