Trump Revives Interest in Acquiring Greenland, Greenland and European Governments React
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 5
Sources2 verified

Trump Kembali Mengincar Greenland, Pemerintah Lokal dan Eropa Bereaksi

Tim Editorial AnalisaHub·5 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Presiden AS Donald Trump telah menghidupkan kembali minat untuk mengakuisisi Greenland, wilayah otonom Denmark, dengan alasan kekhawatiran keamanan nasional. Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen telah dengan tegas menolak segala pembicaraan aneksasi, menekankan hak Greenland untuk menentukan nasib sendiri. Perkembangan ini mengikuti pernyataan kontroversial Trump tentang dominasi AS di Belahan Bumi Barat, sementara Menteri Luar Negeri Marco Rubio secara bersamaan memperingatkan Kuba tentang potensi konsekuensi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Trump Kembali Mengincar Greenland, Hadapi Reaksi Kuat

Pernyataan Kontroversial Memicu Reaksi Internasional

Presiden AS Donald Trump kembali menyatakan minat Amerika Serikat untuk mengakuisisi Greenland, sebuah langkah yang mendapat reaksi keras dari pemerintah Greenland dan Denmark 1

. Pernyataan kontroversial ini muncul setelah operasi militer AS yang mengejutkan dunia dengan penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro 2.

Penolakan Tegas Greenland

Perdana Menteri Greenland Jens-Frederik Nielsen dengan cepat menanggapi pernyataan Trump, menolak keras segala pembicaraan tentang aneksasi. Nielsen menekankan bahwa masa depan Greenland harus ditentukan oleh rakyatnya sendiri, dengan menyatakan, "Ancaman, tekanan, dan pembicaraan tentang aneksasi tidak punya tempat di antara sahabat. Sudah cukup. Tidak ada lagi fantasi tentang aneksasi." 1

Implikasi Regional yang Lebih Luas

Minat baru pada Greenland merupakan bagian dari pola postur agresif pemerintahan Trump di Belahan Bumi Barat. Menteri Luar Negeri Marco Rubio secara bersamaan memperingatkan bahwa Kuba komunis menghadapi "masalah besar", menunjukkan peran AS yang lebih tegas dalam urusan regional 2

.

Pentingnya Greenland Secara Strategis

Trump membenarkan minatnya pada Greenland dengan menyebut pentingnya secara strategis, terutama terkait dengan kehadiran Rusia dan China di wilayah Arktik. Ia menyatakan bahwa AS "memerlukan Greenland" dan mengklaim bahwa pulau itu "dikepung kapal Rusia dan China" 2

.

Reaksi Internasional

Komunitas internasional mengamati perkembangan ini dengan cermat, terutama mengingat tindakan militer AS baru-baru ini di Venezuela. Pernyataan Trump dan Rubio telah menimbulkan pertanyaan tentang target potensial berikutnya dari kebijakan luar negeri AS di wilayah tersebut.

Sumber

  1. [Kontan - Trump Kembali Incar Greenland](
  2. [Kontan - Amerika Kian Agresif](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

GeopoliticsUS Foreign PolicyArctic Region

Key Events

1

US Strategic Interest in Greenland

2

Renewed Annexation Discussion

3

Regional Tensions Escalation

Timeline from 2 verified sources