Key insights and market outlook
Pengusaha ritel AS menghadapi tantangan besar selama musim liburan 2025 akibat kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden Donald Trump. Tarif tersebut telah menyebabkan gangguan rantai pasok dan kekurangan stok, berdampak pada bisnis yang sangat bergantung pada impor dari China. Perusahaan seperti Loftie, sebuah merek kesehatan yang berbasis di New York, kesulitan menjaga tingkat stok karena biaya yang meningkat dan masalah logistik yang disebabkan oleh tarif.
Musim liburan 2025 biasanya merupakan waktu tersibuk bagi pengusaha ritel AS, namun perayaan tahun ini terganggu oleh tantangan operasional yang signifikan. Akar penyebab kesulitan ini dapat ditelusuri kembali ke kebijakan tarif yang diterapkan oleh mantan Presiden Donald Trump, yang telah mengakibatkan gangguan rantai pasok dan kekurangan stok yang meluas.
Banyak pengusaha ritel, terutama mereka yang bergantung pada impor dari China, kesulitan menjaga tingkat stok yang memadai. Misalnya, Loftie, sebuah merek kesehatan yang berbasis di New York dan didirikan oleh Matt Hassett, mengalami tingkat inventori terendah sejak awal berdiri. Perusahaan ini, yang sebelumnya terutama memasok produk dari China, terpaksa mencari pemasok baru untuk tetap kompetitif setelah pengumuman tarif awal Trump.
Masalah rantai pasok yang disebabkan oleh tarif memiliki konsekuensi luas bagi sektor ritel. Dengan biaya yang meningkat dan tantangan logistik, bisnis menghadapi keputusan sulit tentang strategi penetapan harga, manajemen inventori, dan strategi rantai pasok jangka panjang. Situasi ini menyoroti interaksi kompleks antara kebijakan perdagangan dan operasi bisnis, terutama selama periode penjualan kritis.
Tarif Trump Mempengaruhi Ritel AS
Gangguan Rantai Pasok 2025