Key insights and market outlook
Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menunjuk Ketua Federal Reserve yang mendukung pemangkasan suku bunga agresif. Trump menekankan bahwa ketua baru tersebut akan percaya pada suku bunga yang jauh lebih rendah, yang akan menyebabkan cicilan kredit pemilikan rumah menjadi lebih rendah. Pengumuman ini muncul saat Trump bersiap untuk menominasikan Ketua Fed berikutnya. Keputusan ini mencerminkan pengaruh Trump yang terus berlanjut dalam diskusi kebijakan moneter AS.
Presiden AS Donald Trump telah mengindikasikan bahwa penunjukannya berikutnya untuk Ketua Federal Reserve akan jatuh pada seseorang yang sangat mendukung pengurangan suku bunga yang agresif. Selama pidato nasional pada Rabu, 17 Desember 2025, Trump menekankan bahwa ketua baru tersebut akan mendukung suku bunga yang jauh lebih rendah.
Potensi penurunan suku bunga memiliki implikasi langsung bagi berbagai sektor ekonomi. Suku bunga hipotek diperkirakan akan menurun, membuat kepemilikan rumah lebih terjangkau karena cicilan bulanan menurun. Langkah ini sejalan dengan agenda ekonomi Trump yang lebih luas, yang berfokus pada stimulasi pertumbuhan melalui kebijakan moneter yang akomodatif.
Pengumuman ini telah memicu diskusi di kalangan pasar keuangan dan politik. Investor memantau dengan cermat dampak potensial pada dolar AS, pasar obligasi, dan valuasi ekuitas. Secara politik, keputusan ini menunjukkan pengaruh Trump yang terus berlanjut dalam diskusi kebijakan moneter meskipun ada independensi The Fed.
Meskipun Trump belum secara resmi mengumumkan nominee, pelaku pasar sedang berspekulasi tentang calon potensial yang mungkin mendukung pemangkasan suku bunga agresif. Penunjukan ini akan sangat penting dalam membentuk arah kebijakan moneter The Fed untuk tahun-tahun mendatang.
Fed Chair Appointment Announcement
Interest Rate Cut Expectations