Key insights and market outlook
Kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih pada 2025 telah mengguncang perdagangan global, dengan tarif terhadap mitra dagang AS melonjak ke tingkat yang belum pernah terjadi sejak Depresi Besar. Tingkat tarif rata-rata telah naik menjadi hampir 17% dari kurang dari 3% pada akhir 2024, menghasilkan sekitar $30 miliar per bulan bagi kas negara AS. Meskipun perjanjian kerangka kerja telah dicapai dengan mitra dagang utama, kesepakatan final dengan China masih belum tercapai meskipun telah melalui beberapa putaran perundingan.
Kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih pada 2025 telah memicu turbulensi signifikan dalam dinamika perdagangan global. Kebijakan tarif agresif pemerintah AS telah mendorong tingkat tarif rata-rata ke hampir 17%, naik dari kurang dari 3% pada akhir 2024 menurut Yale Budget Lab. Peningkatan dramatis ini telah menghasilkan pendapatan besar bagi kas negara AS, dengan penerimaan bulanan mencapai sekitar $30 miliar.
Kebijakan perdagangan baru ini telah mendorong aktivitas diplomatik yang intensif, dengan para pemimpin dunia berkumpul di Washington untuk menegosiasikan tarif yang lebih rendah. Negosiasi ini telah menghasilkan perjanjian kerangka kerja dengan mitra dagang utama termasuk Uni Eropa, Inggris, Swiss, Jepang, Korea, dan Vietnam. Namun, hubungan dagang yang paling signifikan tetap menantang - perundingan dengan China terus berlanjut tanpa kesepakatan final, meskipun telah melalui beberapa putaran pembicaraan dan pertemuan langsung antara Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Kelanjutan kebijakan perdagangan ini hingga 2026 diperkirakan akan mempertahankan ketidakpastian perdagangan global. Sementara AS telah berhasil menghasilkan pendapatan signifikan melalui tarif, dampak jangka panjang terhadap hubungan perdagangan global tetap menjadi perhatian. Situasi ini menggarisbawahi interaksi kompleks antara kebijakan perdagangan dan stabilitas ekonomi global, dengan potensi konsekuensi jangka panjang bagi arus bisnis dan investasi internasional.
US Tariff Hike
Global Trade Negotiations
Trade Policy Shift