Key insights and market outlook
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) menyoroti beberapa tantangan dalam meningkatkan ekuitas di industri reasuransi, termasuk keterbatasan modal, persaingan global dengan reasuradur besar, dan kebutuhan investasi transformasi digital. Tantangan tambahan termasuk risiko ekonomi makro seperti inflasi dan suku bunga tinggi, kompleksitas risiko yang meningkat, dan standar akuntansi baru (PSAK 117).
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) telah mengidentifikasi tantangan signifikan yang dapat mempengaruhi kemampuan industri reasuransi untuk meningkatkan ekuitas di masa mendatang. Menurut Eko Susanto, Corporate Secretary Group Head Tugure, industri ini menghadapi beberapa hambatan utama.
Perusahaan menyoroti bahwa keterbatasan modal tetap menjadi perhatian utama bagi pelaku industri. Keterbatasan ini diperparah oleh persaingan global yang ketat dengan reasuradur besar yang memiliki sumber daya keuangan lebih besar dan kemampuan teknis superior. Persaingan global ini menciptakan lingkungan yang menantang bagi perusahaan reasuransi Indonesia untuk memperluas kapasitas dan pangsa pasar mereka.
Tantangan lain yang signifikan adalah kebutuhan investasi besar-besaran dalam transformasi digital. Ini termasuk infrastruktur teknologi dan pengembangan sumber daya manusia. Industri reasuransi harus beradaptasi dengan lanskap teknologi yang berkembang pesat untuk tetap kompetitif dan efisien dalam manajemen risiko dan pemrosesan klaim.
Industri ini juga menghadapi risiko ekonomi makro termasuk potensi inflasi dan suku bunga tinggi. Faktor-faktor ini dapat berdampak signifikan terhadap return investasi dan stabilitas keuangan secara keseluruhan. Selain itu, kompleksitas risiko yang diasuransikan yang meningkat memerlukan sistem manajemen risiko yang lebih canggih.
Implementasi standar akuntansi baru (PSAK 117) menghadirkan tantangan lain bagi pelaku industri. Perubahan ini mengharuskan perusahaan untuk menyesuaikan praktik pelaporan keuangan dan akuntansi mereka, yang berpotensi berdampak pada laporan keuangan dan strategi manajemen modal mereka.
Observasi Tugure menyoroti lanskap kompleks yang harus dilalui perusahaan reasuransi. Mengatasi tantangan ini akan membutuhkan pendekatan multi-faset, termasuk manajemen modal strategis, investasi teknologi, dan adaptasi terhadap persyaratan regulasi yang terus berkembang.
Reinsurance Industry Challenges Identification
Digital Transformation Needs Assessment