Key insights and market outlook
Tingkat pengangguran Inggris naik menjadi 5% di Kuartal III 2025, melampaui ekspektasi pasar sebesar 4,9%. Kenaikan ini ke level tertinggi sejak awal 2021 kemungkinan besar akan meningkatkan ekspektasi pemotongan suku bunga Bank of England pada Desember 2025. Pertumbuhan upah rata-rata melambat menjadi 4,6% dari 4,7% di kuartal sebelumnya. Tingkat pengangguran yang lebih tinggi dari perkiraan dipandang negatif bagi pemerintah namun positif untuk potensi pelonggaran moneter.
Tingkat pengangguran Inggris telah naik menjadi 5% di kuartal ketiga 2025, menurut Kantor Statistik Nasional (ONS). Ini merupakan level tertinggi sejak awal 2021 dan melampaui perkiraan pasar sebesar 4,9%. Kenaikan tak terduga ini kemungkinan besar akan memperkuat ekspektasi pasar akan pemotongan suku bunga Bank of England pada Desember 2025, ketika Komite Kebijakan Moneter bertemu pada 18 Desember 2025.
Data pasar tenaga kerja menunjukkan bahwa pertumbuhan upah rata-rata telah melambat menjadi 4,6% di Kuartal III dari 4,7% di kuartal sebelumnya. Meskipun masih relatif kuat, perlambatan pertumbuhan upah ini, dikombinasikan dengan kenaikan pengangguran, melukiskan gambaran kompleks lanskap ekonomi Inggris. Liz McKeown, Direktur Statistik Ekonomi di ONS, memberikan konteks tambahan pada situasi ekonomi secara keseluruhan.
Analis keuangan menafsirkan tingkat pengangguran yang lebih tinggi sebagai potensi positif untuk kasus pelonggaran moneter. Danni Hewson, Kepala Analisis Keuangan di AJ Bell, mencatat bahwa ekspektasi pemotongan suku bunga telah meningkat tajam setelah rilis data pengangguran. Bank of England kini berada di bawah tekanan meningkat untuk mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter karena pengangguran diperkirakan akan tetap mendekati 5% di tahun-tahun mendatang menurut proyeksi mereka.
UK Unemployment Rate Increase
Bank of England Rate Cut Expectations