Key insights and market outlook
Penyaluran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turun 0,7% secara tahunan menjadi Rp1.493 triliun hingga November 2025, melanjutkan penurunan dari bulan sebelumnya. Segmen mikro mengalami kontraksi paling signifikan, turun 5,5% secara tahunan menjadi Rp633,2 triliun. Penurunan ini menunjukkan tantangan yang dihadapi usaha mikro dalam mengakses kredit.
Penyaluran kredit Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan tren penurunan, dengan penurunan 0,7% secara tahunan menjadi Rp1.493 triliun hingga November 2025. Penurunan ini melanjutkan penurunan 0,1% secara tahunan pada bulan sebelumnya, menunjukkan tantangan yang terus berlanjut di sektor UMKM. Kontraksi terjadi di berbagai segmen, dengan segmen mikro yang paling terdampak, mencatat penurunan signifikan sebesar 5,5% secara tahunan menjadi Rp633,2 triliun.
Segmen mikro mengalami penurunan paling besar, dengan penyaluran kredit turun menjadi Rp633,2 triliun. Hal ini menunjukkan kontraksi yang lebih dalam dibandingkan dengan penurunan 4,3% secara tahunan pada Oktober 2025. Tantangan yang dihadapi usaha mikro dalam mengakses kredit terlihat jelas dari angka-angka ini, menyoroti perlunya langkah-langkah dukungan yang tepat sasaran.
UMKM Credit Decline
Micro Segment Contraction