UMKM Credit Growth Slows Amidst Banking Caution on High Risk
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Pertumbuhan Kredit UMKM Melambat di Tengah Kewaspadaan Perbankan terhadap Risiko Tinggi

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih melambat pada 0,23% year-on-year per September 2025, jauh tertinggal dibandingkan pertumbuhan kredit korporasi yang mencapai 11,53%. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaitkan hal ini dengan sikap kehati-hatian perbankan karena risiko tinggi yang terkait dengan pinjaman UMKM. Untuk mengatasi hal ini, OJK telah memperkenalkan peraturan baru melalui POJK Nomor 19/2025 untuk memfasilitasi pembiayaan UMKM dan berupaya membangun ekosistem UMKM yang lebih kuat.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Pertumbuhan Kredit UMKM Tetap Lambat di Tengah Kewaspadaan Perbankan

Pertumbuhan Kredit UMKM yang Lambat

Pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus tertinggal dibandingkan segmen kredit lainnya, dengan hanya mencapai 0,23% year-on-year per September 2025. Sebaliknya, kredit korporasi tumbuh sebesar 11,53% selama periode yang sama. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengidentifikasi bahwa sikap kehati-hatian perbankan dalam memberikan kredit merupakan faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan lambat ini.

Kewaspadaan Perbankan karena Risiko Tinggi

Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, menjelaskan bahwa bank-bank lebih selektif dalam menyalurkan kredit baru karena risiko tinggi yang terkait dengan pinjaman UMKM. Fokus kini lebih pada menjaga kualitas kredit, terutama terkait dengan kebijakan hapus buku dan hapus tagih kredit macet.

Langkah Regulasi untuk Meningkatkan Kredit UMKM

Untuk mengatasi pertumbuhan yang lambat, OJK telah memperkenalkan POJK Nomor 19/2025 tentang kemudahan akses pembiayaan kepada UMKM. Regulasi ini bertujuan untuk menyederhanakan proses bagi bank dalam menyalurkan kredit kepada UMKM, sehingga mempercepat penyaluran dana. Selain itu, OJK berupaya mengembangkan pendekatan yang lebih komprehensif bersama lembaga terkait untuk memperkuat ekosistem UMKM. Ini termasuk memperbaiki proses perbankan, meningkatkan kapabilitas UMKM melalui pelatihan dan literasi keuangan, serta memperluas akses pasar.

Menyeimbangkan Kehati-hatian dan Pertumbuhan

Sementara mendorong bank untuk mendukung pertumbuhan UMKM, OJK menekankan pentingnya menjaga prinsip kehati-hatian dalam pemberian kredit. Bank harus menyeimbangkan kebutuhan untuk mendukung UMKM dengan tanggung jawab untuk menjaga dana masyarakat. OJK berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan UMKM sambil memastikan stabilitas sistem keuangan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

UMKM Credit GrowthBanking RegulationFinancial Inclusion

Key Events

1

OJK Introduces New UMKM Financing Regulation

2

Slow UMKM Credit Growth Reported

Timeline from 1 verified sources