Key insights and market outlook
Mempertahankan rasio utang yang sehat sangat penting untuk stabilitas keuangan. Rasio utang yang ideal dianggap di bawah 35% dari pendapatan bulanan. Artinya jika Anda berpenghasilan Rp 10.000.000 per bulan, cicilan utang total Anda tidak boleh melebihi Rp 3.500.000. Rasio antara 36-49% dianggap kurang ideal namun masih dapat dikelola, sedangkan rasio 50% atau lebih menunjukkan potensi kesulitan keuangan dan peningkatan risiko gagal bayar.
Mengelola keuangan pribadi secara efektif membutuhkan pemahaman tentang konsep rasio utang yang sehat. Utang sering dipandang negatif, namun bila dikelola dengan tepat, utang dapat menjadi alat keuangan yang berguna untuk mencapai tujuan hidup seperti membeli rumah, membiayai pendidikan, atau mendanai usaha. Faktor kunci bukan apakah seseorang memiliki utang, tapi menjaga tingkat utang yang dapat dikelola.
Rasio utang dihitung dengan membagi total cicilan utang bulanan dengan total pendapatan bulanan, kemudian dikalikan 100% untuk mendapatkan persentase. Menurut DBS digibank, menjaga rasio utang lebih rendah dari pendapatan adalah ideal untuk stabilitas keuangan.
Untuk menjaga kesehatan keuangan, penting untuk memantau rasio utang secara teratur dan melakukan penyesuaian bila diperlukan. Hal ini mungkin melibatkan pengurangan tingkat utang, peningkatan pendapatan, atau restrukturisasi kewajiban utang. Dengan menjaga rasio utang tetap terkendali, Anda dapat memastikan stabilitas keuangan yang lebih baik dan mengurangi risiko kesulitan keuangan di masa depan.
Debt Ratio Calculation
Financial Health Assessment