Key insights and market outlook
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya memahami perbedaan antara utang konsumtif dan utang produktif. Utang konsumtif adalah pinjaman yang digunakan untuk pembelian non-produktif, sedangkan utang produktif digunakan untuk investasi yang dapat menghasilkan pendapatan. Memahami perbedaan ini sangat penting untuk pengambilan keputusan keuangan yang tepat dan menghindari jebakan utang.
Dalam dunia keuangan, utang seringkali dipandang negatif. Namun, bila digunakan dengan bijak, utang dapat menjadi alat keuangan yang berharga. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya memahami perbedaan antara utang konsumtif dan produktif.
Utang konsumtif adalah pinjaman yang digunakan untuk pembelian yang tidak menghasilkan pendapatan, seperti membeli smartphone terbaru atau tiket konser. Jenis utang ini dapat menyebabkan tekanan keuangan karena tidak menciptakan pendapatan tambahan.
Utang produktif, di sisi lain, digunakan untuk investasi yang dapat menghasilkan pendapatan, seperti modal usaha atau properti sewa. Bila dikelola dengan baik, jenis utang ini dapat meningkatkan kesejahteraan finansial dan membantu mencapai tujuan hidup.
Memahami sifat utang sangat penting untuk pengambilan keputusan keuangan yang tepat. Dengan membedakan antara utang konsumtif dan produktif, individu dapat mengelola keuangan dengan lebih baik dan menghindari potensi jebakan utang.
Financial Education Initiative by OJK