Undisbursed Loans Surge to Rp2,509 Trillion as Credit Growth Slows
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 21
Sources7 verified

Kredit Menganggur Naik Jadi Rp2.509 Triliun saat Pertumbuhan Kredit Melambat

Tim Editorial AnalisaHub·21 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sektor perbankan Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada kredit yang belum dicairkan (undisbursed loan) menjadi Rp2.509,4 triliun pada November 2025, atau 23,18% dari total ketersediaan kredit. OJK mengaitkan hal ini dengan potensi pertumbuhan kredit di masa depan, sementara BI mencatat bahwa pertumbuhan kredit melambat menjadi 7,74% YoY pada November 2025. Faktor-faktor penyebab termasuk permintaan yang lemah dan kebijakan perkreditan yang hati-hati di tengah ketidakpastian ekonomi.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kredit Menganggur Meningkat saat Pertumbuhan Kredit Melambat di Indonesia

Peningkatan Signifikan dalam Fasilitas Kredit yang Belum Digunakan

Sektor perbankan Indonesia mengalami kenaikan substansial dalam kredit yang belum dicairkan (undisbursed loan) menjadi Rp2.509,4 triliun pada November 2025 1

3. Angka ini mewakili 23,18% dari total kredit yang tersedia, menunjukkan sebagian besar fasilitas kredit yang disetujui belum digunakan. Tren ini menunjukkan peningkatan bertahap dari Rp2.372 triliun pada Agustus 2025 menjadi Rp2.450 triliun pada Oktober 2025, dan akhirnya mencapai Rp2.509,4 triliun pada November 2025 1.

Perspektif Regulasi dan Implikasi Ekonomi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memandang tingginya kredit menganggur sebagai indikasi potensi pertumbuhan kredit di masa depan. Menurut Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, fenomena ini menunjukkan masih adanya ruang untuk ekspansi kredit di masa mendatang 1

. OJK percaya bahwa jika kondisi ekonomi membaik dan kepercayaan pelaku usaha meningkat, kredit menganggur ini dapat dicairkan, sehingga mendorong pertumbuhan sektor riil.

Tren Pertumbuhan Kredit dan Tantangan

Meski potensi yang ditunjukkan oleh kredit menganggur, pertumbuhan kredit aktual menunjukkan tanda-tanda melambat. Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa pertumbuhan kredit melambat menjadi 7,74% year-on-year (YoY) pada November 2025, naik dari 7,36% bulan sebelumnya namun masih di bawah ekspektasi 3

. Perlambatan pertumbuhan kredit disebabkan oleh permintaan yang lemah dan kebijakan perkreditan yang hati-hati. Faktor-faktor yang berkontribusi termasuk sikap wait-and-see di kalangan pelaku usaha mengenai prospek ekonomi dan penurunan suku bunga kredit yang lambat 4.

Konteks Ekonomi dan Prospek Masa Depan

Lingkungan ekonomi tetap menantang, dengan ketidakpastian global dan domestik yang mempengaruhi permintaan kredit. PMI Manufaktur meningkat menjadi 53,50 pada November 2025 dari 51,20 pada Oktober 2025, menunjukkan aktivitas manufaktur yang meningkat 1

. Selain itu, Indeks Keyakinan Konsumen naik menjadi 124,03 pada November 2025 dari 121,22 pada Oktober 2025, mencerminkan sentimen konsumen yang membaik 1.

Tindakan Regulasi dan Respons Industri

Sebagai respons terhadap perkembangan ini, OJK mendorong bank untuk memperkuat modal dan mempertimbangkan konsolidasi untuk meningkatkan ketahanan dan daya saing. Untuk tahun 2026, OJK memproyeksikan bahwa pertumbuhan perbankan akan tetap positif, dengan pertumbuhan kredit yang diperkirakan sedikit meningkat 2

.

Sumber

  1. [Bisnis.com - OJK Buka Suara Soal Kredit Nganggur](
  2. [Bisnis.com - Hadapi 2026, OJK Dorong Bank Perkuat Modal](
  3. [Kontan - Kredit Menganggur di Perbankan Capai Rp 2.509 Triliun](
  4. [Kontan - Permintaan Masih Lesu, Pertumbuhan Kredit Korporasi Tertahan](
  5. [Detik Finance - Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp 2.500 T](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
17 min
Sources
7 verified

Topics Covered

Kredit MenganggurPertumbuhan KreditSektor PerbankanKebijakan Moneter

Key Events

1

Peningkatan Kredit Menganggur

2

Perlambatan Pertumbuhan Kredit

3

Proyeksi Pertumbuhan Perbankan 2026

Timeline from 7 verified sources