US Bank Citigroup Makes $1.3 Quadrillion Transfer Error
Back
Back
2
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 26
Sources1 verified

Bank AS Citigroup Salah Transfer Rp 1,3 Juta Triliun

Tim Editorial AnalisaHub·26 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Citigroup, bank besar AS, melakukan kesalahan transaksi kritis pada April 2024, mentransfer Rp 1,3 juta triliun bukan Rp 4,6 juta ke rekening klien. Bank tersebut mengoreksi kesalahan dalam waktu 90 menit setelah ditemukan saat rekonsiliasi harian. Insiden ini dilaporkan ke regulator sebagai kejadian 'near miss'. Kesalahan ini menyoroti risiko dalam pemrosesan transaksi perbankan dan pentingnya kontrol keuangan yang kuat.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Kesalahan Transaksi Citigroup Rp 1,3 Juta Triliun Soroti Risiko Perbankan

Insiden

Citigroup, salah satu bank terbesar di Amerika Serikat, mengalami kesalahan pemrosesan transaksi signifikan pada April 2024. Bank tersebut salah mentransfer Rp 1,3 juta triliun (sekitar US$ 900 juta) ke rekening salah satu kliennya, padahal seharusnya hanya Rp 4,6 juta (sekitar US$ 8 juta). Kesalahan ini terdeteksi saat proses rekonsiliasi akhir hari bank, sekitar 90 menit setelah transaksi dilakukan.

Koreksi Segera dan Pelaporan ke Regulator

Setelah ditemukan, Citigroup segera mengoreksi kesalahan dengan membatalkan transaksi. Bank kemudian melaporkan insiden ini ke badan pengawas terkait, termasuk Federal Reserve dan Office of the Comptroller of the Currency, dengan mengklasifikasikannya sebagai kejadian 'near miss'. Klasifikasi ini menunjukkan bahwa meskipun kesalahan memiliki potensi dampak besar, namun berhasil ditangani sebelum menyebabkan kerugian substansial.

Implikasi bagi Operasional Perbankan

Insiden ini menekankan pentingnya sistem pemrosesan transaksi yang kuat dan kontrol internal yang ketat dalam perbankan modern. Skala kesalahan - perbedaan beberapa kali lipat antara jumlah transfer yang dimaksudkan dan aktual - menyoroti potensi kerentanan dalam sistem pemrosesan keuangan otomatis.

Konteks Industri dan Pencegahan di Masa Depan

Industri perbankan terus berupaya menyeimbangkan efisiensi pemrosesan transaksi dan manajemen risiko. Insiden ini menjadi pengingat akan potensi konsekuensi kegagalan sistem atau kesalahan prosedur dalam pemrosesan transaksi bernilai tinggi. Lembaga keuangan kemungkinan akan meninjau dan meningkatkan proses verifikasi transaksi mereka untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified
Related Stocks
C

Topics Covered

Banking ErrorTransaction ProcessingFinancial Risk Management

Key Events

1

Transaction Processing Error

2

Regulatory Reporting

3

Near Miss Event

Timeline from 1 verified sources