Key insights and market outlook
Departemen Kehakiman AS telah menuduh Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan konspirasi narkoterorisme, yang diduga memfasilitasi perdagangan kokain ke AS selama lebih dari 25 tahun. Dakwaan yang diumumkan pada 3 Januari 2026 ini menuduh Maduro berkolusi dengan organisasi teroris termasuk Kartel Sinaloa dan Tren de Aragua. Jika terbukti bersalah, Maduro terancam hukuman penjara seumur hidup berdasarkan hukum AS. Dakwaan ini memperbarui tuduhan sebelumnya tahun 2020 dan menambah terdakwa baru termasuk istri dan putra Maduro.
Departemen Kehakiman Amerika Serikat telah mengajukan tuduhan bersejarah terhadap Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dengan menuduhnya memimpin konspirasi narkoterorisme yang berlangsung selama dua dekade. Dakwaan yang diumumkan pada 3 Januari 2026 ini menuduh Maduro memfasilitasi perdagangan kokain ke Amerika Serikat sambil berkolusi dengan organisasi teroris yang telah ditetapkan.
Dakwaan komprehensif ini merinci dugaan keterlibatan Maduro dalam operasi perdagangan kokain sejak 1999. Tuduhan utama meliputi:
Tuduhan ini menandai eskalasi signifikan dalam tekanan internasional terhadap pemerintahan Maduro. AS sebelumnya telah mendakwa Maduro pada 2020 dan menawarkan hadiah $50 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya. Dakwaan yang diperbarui sekarang mencakup terdakwa tambahan, terutama istri Maduro Cilia Flores dan putra mereka.
Jika terbukti bersalah, Maduro terancam hukuman penjara seumur hidup berdasarkan hukum AS. Proses hukum dijadwalkan dimulai pada 5 Januari 2026, waktu setempat. Maduro tetap membantah semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya.
Narcoterrorism Charges Filed
International Drug Trafficking Allegations