US Company Wins Auction to Develop Geothermal Project in Halmahera
Back
Back
4
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 15
Sources1 verified

Perusahaan AS Menang Lelang Garap Proyek Panas Bumi di Halmahera

Tim Editorial AnalisaHub·15 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kepada PT Ormat Geothermal Indonesia, anak perusahaan Ormat Technologies, Inc yang berbasis di AS. Pemenang lelang diumumkan melalui Keputusan Menteri ESDM No. 8.K/EK.04/MEM.E/2026 tanggal 8 Januari 2026. Perusahaan harus membayar harga dasar data wilayah kerja sebagai penerimaan negara bukan pajak dalam waktu empat bulan dan menempatkan komitmen eksplorasi di bank BUMN.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Perusahaan AS Menang Lelang Proyek Panas Bumi di Halmahera

Latar Belakang dan Hasil Lelang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan bahwa PT Ormat Geothermal Indonesia, anak perusahaan Ormat Technologies, Inc yang berbasis di Nevada, AS, telah memenangkan lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Pengumuman resmi dilakukan melalui Keputusan Menteri ESDM No. 8.K/EK.04/MEM.E/2026 tanggal 8 Januari 2026, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Kementerian No. 1.Pm/EK.04/DJE.P/2026.

Kewajiban dan Persyaratan

Sesuai dengan persyaratan lelang dan peraturan yang berlaku, PT Ormat Geothermal Indonesia diwajibkan memenuhi beberapa kewajiban. Perusahaan harus membayar harga dasar data wilayah kerja sebagai penerimaan negara bukan pajak dalam waktu empat bulan sejak tanggal keputusan. Selain itu, mereka harus menempatkan komitmen eksplorasi di bank BUMN dalam jangka waktu yang sama. Untuk perusahaan yang tidak secara khusus didirikan untuk mengelola proyek panas bumi, mereka diwajibkan untuk membentuk badan usaha baru atau mengubah anggaran dasar yang ada, dengan entitas baru harus memiliki kepemilikan minimal 95% oleh pemenang lelang.

Kerangka Regulasi

Lelang dan kewajiban yang timbul diatur oleh Peraturan Pemerintah No. 7/2017 tentang Pemanfaatan Panas Bumi dan Peraturan Menteri ESDM No. 37/2018 tentang Wilayah Kerja Panas Bumi dan Perizinan Usaha Panas Bumi. Regulasi ini menyediakan kerangka hukum untuk pengembangan panas bumi di Indonesia dan menguraikan persyaratan untuk pelaksanaan dan kepatuhan proyek.

Signifikansi bagi Pengembangan Energi Terbarukan

Proyek panas bumi ini merupakan perkembangan penting dalam sektor energi terbarukan Indonesia, yang sejalan dengan komitmen negara untuk memperluas kapasitas energi bersih. Proyek ini akan berkontribusi pada target energi terbarukan Indonesia dan membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Keterlibatan perusahaan internasional seperti Ormat Technologies membawa keahlian teknis dan investasi yang krusial untuk pengembangan sumber daya panas bumi Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
6 hours ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Geothermal EnergyRenewable Energy InvestmentEnergy Policy

Key Events

1

Geothermal Project Auction Award

2

Renewable Energy Investment

Timeline from 1 verified sources