US Dollar Faces Worst Year Since 2017 as Fed Rate Cuts Looms
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 2
Sources1 verified

Dolar AS Mengalami Tahun Terburuk Sejak 2017, Ini Penyebabnya

Tim Editorial AnalisaHub·2 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Dolar AS mencatat penurunan terbesar sejak 2017 pada tahun 2025, dengan Indeks Bloomberg Dollar Spot turun sekitar 8% sepanjang tahun. Penurunan ini disebabkan oleh ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga yang agresif oleh Federal Reserve pada tahun mendatang, yang berpotensi dipimpin oleh ketua baru dengan sikap yang lebih dovish terhadap kebijakan moneter. Pelaku pasar bertaruh bahwa tekanan terhadap dolar akan terus berlanjut ke tahun depan karena The Fed berbeda dengan bank sentral besar lainnya dalam pendekatannya terhadap kebijakan moneter.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Dolar AS Mengalami Tahun Terburuk Sejak 2017 saat Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Meningkat

Penurunan Signifikan Nilai Dolar

Dolar AS menutup tahun 2025 dengan penurunan tahunan terbesar sejak 2017, sebagaimana diukur oleh Indeks Bloomberg Dollar Spot yang turun sekitar 8% selama tahun tersebut. Depresiasi signifikan ini terutama disebabkan oleh ekspektasi pasar akan pemangkasan suku bunga yang substansial oleh Federal Reserve pada tahun mendatang. Antisipasi terhadap sikap kebijakan moneter yang lebih dovish, yang berpotensi dipimpin oleh ketua Federal Reserve baru, telah menjadi pendorong utama penurunan dolar.

Ekspektasi Pasar dan Outlook Masa Depan

Pelaku pasar semakin memperhitungkan setidaknya dua kali pemangkasan suku bunga oleh The Fed pada tahun depan, yang berbeda dengan jalur kebijakan moneter beberapa ekonomi besar lainnya. Perbedaan ini telah mengurangi daya tarik dolar dibandingkan dengan mata uang lainnya. Sentimen pasar saat ini sangat dipengaruhi oleh prospek perubahan kepemimpinan The Fed, karena masa jabatan Ketua Jerome Powell saat ini akan berakhir.

Analisis Ahli dan Reaksi Pasar

Menurut Yusuke Miyairi, analis valuta asing Nomura, "Faktor terbesar yang mempengaruhi dolar pada kuartal pertama adalah The Fed. Ini bukan hanya tentang rapat The Fed bulan Januari dan Maret, tapi juga siapa yang akan menggantikan Jerome Powell." Ketidakpastian seputar kepemimpinan dan arah kebijakan The Fed di masa depan terus membebani kinerja dolar. Ketika pasar bersiap untuk potensi penurunan lebih lanjut, arah pergerakan dolar tetap menjadi indikator yang diawasi ketat di pasar keuangan global.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Monetary PolicyCurrency FluctuationsFederal Reserve

Key Events

1

Dollar Decline in 2025

2

Expected Fed Rate Cuts

3

Potential Change in Fed Leadership

Timeline from 1 verified sources