Key insights and market outlook
Dolar AS bergerak stabil di dekat level terendah dalam 2,5 bulan pada Rabu pagi, berada di bawah level resistensi penting sementara pelaku pasar menunggu sinyal penting dari Federal Reserve mengenai kebijakan moneter di masa depan. Pergerakan dolar AS ini muncul setelah data pasar tenaga kerja AS yang lemah dirilis, memperkuat ekspektasi potensi pemangkasan suku bunga. Euro diperdagangkan di level US$1,1751, mendekati posisi tertinggi 12 pekan yang disentuh pada sesi sebelumnya.
Dolar AS bergerak stabil di dekat level terendah dalam 2,5 bulan pada Rabu pagi, berada di bawah level resistensi penting sementara pelaku pasar menunggu sinyal penting dari Federal Reserve mengenai kebijakan moneter di masa depan. Pergerakan dolar AS ini muncul setelah data pasar tenaga kerja AS yang lemah dirilis, memperkuat ekspektasi potensi pemangkasan suku bunga.
Euro diperdagangkan di level US$1,1751, mendekati posisi tertinggi 12 pekan yang disentuh pada sesi sebelumnya. Pergerakan pasangan mata uang ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap euro terhadap dolar, yang berpotensi dipengaruhi oleh keputusan kebijakan moneter yang akan datang. Pelaku pasar memantau dengan cermat setiap indikasi penyesuaian suku bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve.
Pergerakan mata uang saat ini mencerminkan ketidakpastian pasar mengenai waktu langkah kebijakan moneter berikutnya oleh Federal Reserve. Para pedagang menganalisis data pasar tenaga kerja dan indikator ekonomi lainnya untuk memprediksi potensi pemangkasan suku bunga, yang dapat berdampak signifikan pada valuasi mata uang. Posisi dolar saat ini di dekat level terendah 2,5 bulan menunjukkan bahwa pelaku pasar memasukkan potensi pelonggaran oleh bank sentral dalam perhitungan mereka.
US Labor Market Data Release
Federal Reserve Policy Expectations