Key insights and market outlook
Dolar AS menguat terhadap mata uang utama pada Jumat pagi seiring pelaku pasar menanti rilis data ketenagakerjaan AS dan putusan Mahkamah Agung terkait kewenangan tarif presiden. Indeks dolar, yang mengukur kekuatan mata uang terhadap enam peer utama, naik 0,2% ke 98,883, menandai kenaikan selama tiga hari berturut-turut.
Dolar AS mengalami kenaikan pada perdagangan awal Asia Jumat seiring investor menanti dua perkembangan penting: rilis data ketenagakerjaan AS dan putusan Mahkamah Agung terkait kewenangan presiden dalam menetapkan tarif. Indeks dolar, yang mengukur kekuatan mata uang terhadap keranjang enam mata uang utama, naik 0,2% menjadi 98,883. Pergerakan ini menandai hari ketiga berturut-turut dolar mengalami penguatan.
Pelaku pasar saat ini berfokus pada dua faktor penting: rilis angka ketenagakerjaan AS yang akan datang dan putusan Mahkamah Agung mengenai kewenangan tarif Presiden Donald Trump. Peristiwa ini diperkirakan berpotensi mempengaruhi sentimen pasar dan valuasi mata uang. Penguatan dolar baru-baru ini mencerminkan kehati-hatian investor menjelang perkembangan ekonomi dan hukum yang signifikan ini.
US Employment Data Release
Supreme Court Tariff Ruling