Key insights and market outlook
Dolar AS melemah terhadap rupiah pada perdagangan pagi, menetap di level Rp 16.634/US$, turun 29 poin atau 0,17% dari penutupan hari sebelumnya di Rp 16.675. Dolar AS dibuka di Rp 16.637 dan berfluktuasi antara Rp 16.628 hingga Rp 16.639. Selama 52 minggu terakhir, dolar AS telah diperdagangkan pada rentang Rp 15.828 hingga Rp 17.224 terhadap rupiah.
Dolar AS mengalami pelemahan terhadap rupiah pada perdagangan pagi, memposisikan diri di level Rp 16.634/US$. Ini menunjukkan penurunan sebesar 29 poin atau 0,17% dibandingkan dengan penutupan hari perdagangan sebelumnya di Rp 16.675. Menurut data Bloomberg pada Selasa (2/12/2025), dolar AS dibuka pada Rp 16.637. Sepanjang sesi pagi, pasangan mata uang ini menunjukkan volatilitas dalam rentang Rp 16.628 hingga Rp 16.639.
Dari perspektif historis yang lebih luas, dolar AS telah menunjukkan fluktuasi signifikan terhadap rupiah selama 52 minggu terakhir. Pasangan mata uang ini telah diperdagangkan dalam rentang yang luas, yaitu Rp 15.828 hingga Rp 17.224. Variabilitas ini menggarisbawahi sifat dinamis dari pasar valuta asing dan berbagai faktor yang mempengaruhi valuasi mata uang.
Performa dolar AS terhadap mata uang Asia-Pasifik lainnya menunjukkan hasil yang beragam. Secara khusus, dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang regional, termasuk:
Sebaliknya, dolar AS mengalami penurunan terhadap peso Filipina, melemah sebesar 0,28%. Terhadap ringgit Malaysia dan dolar Australia, mata uang AS ini tetap stagnan.
Performa dolar AS yang beragam terhadap berbagai mata uang regional mencerminkan interaksi kompleks faktor ekonomi global dan dinamika pasar valuta asing. Pelemahan dolar AS terhadap rupiah dapat dikaitkan dengan berbagai faktor termasuk indikator ekonomi, ekspektasi kebijakan moneter, dan sentimen pasar.
USD/IDR Rate Movement
Currency Market Fluctuation