Pemerintah AS Campur Tangan dalam Pasar Listrik di Tengah Kenaikan Harga Akibat Proyek AI
Lelang Kapasitas Darurat untuk Stabilisasi Pasokan Listrik
Pemerintah AS, dalam kolaborasi dengan gubernur negara bagian timur laut, telah mengambil langkah signifikan untuk mengatasi kenaikan harga listrik 1 yang disebabkan oleh proyek AI 2. Pemerintah telah meminta PJM, operator jaringan listrik terbesar di AS, untuk mengadakan lelang kapasitas darurat 1 untuk memastikan pasokan listrik yang stabil dan terjangkau untuk wilayah tersebut.
Konsumsi Energi yang Dipicu AI dan Implikasi Harga
Pertumbuhan pesat pusat data AI 2 telah menyebabkan peningkatan konsumsi energi yang substantial, yang mengakibatkan harga listrik yang lebih tinggi 1 untuk penduduk dan bisnis di wilayah tersebut. Lonjakan ini dalam permintaan energi telah menekan grid listrik, mempromps pemerintah untuk mencari solusi darurat untuk mengurangi kenaikan harga.
Lelang Kapasitas dan Tujuannya
Lelang kapasitas darurat yang diusulkan 1 bertujuan untuk menarik proyek pembangkit listrik baru 3 yang dapat menyediakan sumber listrik yang stabil dan andal untuk memenuhi permintaan yang meningkat dari pusat data AI. Dengan demikian, pemerintah berharap dapat mengurangi beban pada grid listrik yang ada 3 dan menurunkan harga listrik 1 untuk konsumen. Lelang tersebut akan memungkinkan perusahaan teknologi untuk mengajukan penawaran kontrak 15 tahun 3 untuk pasokan listrik dari proyek pembangkit baru, yang menyediakan solusi jangka panjang untuk krisis energi.
Prioritas Pemerintah dan Hasil yang Diharapkan
Menurut juru bicara Gedung Putih, Taylor Rogers, memastikan listrik yang andal dan terjangkau 3 adalah prioritas utama bagi administrasi Trump. Lelang kapasitas darurat diharapkan dapat memberikan bantuan jangka panjang 3 kepada wilayah tersebut dengan meningkatkan pasokan listrik dan mengurangi beban keuangan pada penduduk dan bisnis.
Sumber
- [Detik Finance](