Key insights and market outlook
Astra Credit Companies (ACC) melihat peluang di segmen pembiayaan mobil bekas seiring pertumbuhan yang melambat ke 0,42% year-on-year hingga November 2025, sementara pembiayaan mobil baru terkontraksi 4,65%. ACC mengoptimalkan produk dan layanan pembiayaan untuk mobil bekas berkualitas di tengah perubahan perilaku konsumen dan dinamika pasar.
Segmen pembiayaan mobil bekas menunjukkan resiliensi dengan pertumbuhan 0,42% year-on-year hingga November 2025, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebaliknya, pembiayaan mobil baru mengalami kontraksi 4,65% pada periode yang sama. Astra Credit Companies (ACC), pemain utama di industri multifinance, memanfaatkan tren ini dengan fokus pada kendaraan bekas berkualitas.
EVP Corporate Communication ACC, Riadi Prasodjo, menekankan bahwa perbedaan tren antara pembiayaan mobil baru dan bekas dipengaruhi oleh faktor pasar dinamis, termasuk perubahan perilaku konsumen dan kondisi pasokan di industri otomotif. Meskipun pembiayaan mobil bekas tumbuh, ACC menyatakan bahwa pembiayaan mobil baru tetap menjadi segmen dominan dalam portofolio mereka.
Tantangan utama dalam pembiayaan mobil baru berasal dari persaingan pasar yang ketat, pemulihan ekonomi yang belum lengkap, dan melemahnya daya beli konsumen. Sebagai respons, ACC memperkuat kerja sama dengan mitra otomotif dan mengoptimalkan kualitas layanan untuk menjaga keseimbangan bisnis. OJK melaporkan bahwa pembiayaan mobil bekas mencapai Rp87,46 triliun hingga November 2025, sementara pembiayaan mobil baru sebesar Rp142,59 triliun.
OJK memprediksikan bahwa pembiayaan mobil bekas akan relatif lebih resilien di 2026, sementara pembiayaan mobil baru diharapkan pulih dengan strategi pembiayaan yang disesuaikan, dukungan regulasi, dan inovasi produk di industri multifinance. Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, menekankan peran penyesuaian strategis dan paket regulasi dalam mendukung pertumbuhan industri.
Used Car Financing Growth
New Car Financing Contraction
Multifinance Industry Outlook