Key insights and market outlook
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah mengalokasikan US$1,51 juta untuk kegiatan eksplorasi nikel selama Oktober-Desember 2025. Eksplorasi difokuskan pada beberapa area kunci termasuk Blok Sorowako, Blok Bahodopi, dan Blok Pomalaa. Investasi ini menunjukkan komitmen INCO terhadap eksplorasi dan pengembangan sumber daya nikel Indonesia yang sangat penting bagi rantai pasokan baterai EV global.
PT Vale Indonesia Tbk (INCO), produsen nikel terkemuka, telah menginvestasikan US$1.514.548,88 dalam eksplorasi nikel selama kuartal keempat tahun 2025. Pengeluaran ini terbagi dalam tiga bulan: US$657.892,63 di Oktober, US$508.778,62 di November, dan US$347.877,63 di Desember.
Kegiatan eksplorasi difokuskan pada beberapa lokasi strategis dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) INCO. Kawasan utama meliputi:
Wilayah-wilayah ini dikenal memiliki deposit nikel signifikan dan sangat penting bagi posisi Indonesia sebagai produsen nikel utama.
Investasi lanjutan dalam eksplorasi ini menunjukkan komitmen INCO untuk mempertahankan dan memperluas kapasitas produksi nikel Indonesia. Dengan permintaan nikel global yang terus meningkat, terutama didorong oleh pasar baterai kendaraan listrik (EV), peran Indonesia sebagai pemasok utama menjadi semakin penting. Sumber daya nikel negara ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan rantai pasokan EV global, dan upaya eksplorasi INCO merupakan bagian krusial dari ekosistem ini.
Kegiatan eksplorasi yang dilakukan pada kuartal IV 2025 kemungkinan akan berkontribusi pada kapasitas produksi INCO di masa depan dan berpotensi menghasilkan penemuan baru yang dapat lebih meningkatkan cadangan nikel Indonesia. Dengan transisi global menuju energi yang lebih bersih yang terus mendorong permintaan logam baterai, produsen nikel Indonesia seperti INCO berada pada posisi yang menguntungkan untuk memanfaatkan tren ini.
Nickel Exploration Expenditure
Mining Investment Allocation