Key insights and market outlook
Asosiasi Pengusaha Rental Kendaraan Indonesia (Asperda) memprediksi peningkatan permintaan rental kendaraan sebesar 50-60% selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dibandingkan hari libur biasa. Jumlah permintaan diperkirakan mencapai 2.300 hingga 2.700 unit, terutama berfokus pada rental kendaraan segmen Business-to-Consumer (B2C) atau retail. Jenis kendaraan yang populer adalah Multi-Purpose Vehicle (MPV) dan minibus.
Asosiasi Pengusaha Rental Kendaraan Indonesia (Asperda) mengantisipasi peningkatan signifikan dalam permintaan rental kendaraan selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Menurut Ketua Umum Asperda, Erwin Suryana, organisasi ini memprediksi lonjakan permintaan rental sebesar 50-60% dibandingkan periode liburan biasa. Proyeksi ini didasarkan pada analisis data dari anggota Asperda, yang menunjukkan potensi permintaan rental antara 2.300 hingga 2.700 unit.
Permintaan yang diantisipasi terutama terkonsentrasi pada segmen Business-to-Consumer (B2C) atau retail dari pasar rental kendaraan. Erwin Suryana mencatat bahwa jenis kendaraan yang paling diminati biasanya adalah Multi-Purpose Vehicle (MPV) dan minibus, yang populer di kalangan keluarga dan kelompok yang bepergian selama liburan.
Peningkatan permintaan selama Nataru ini sangat penting bagi bisnis rental kendaraan karena merupakan periode krusial bagi pendapatan tahunan mereka. Lonjakan yang diharapkan ini disebabkan oleh pola perjalanan tradisional selama liburan Natal dan Tahun Baru, di mana banyak orang Indonesia pulang ke kampung halaman atau pergi berlibur. Perusahaan rental kendaraan bersiap untuk memanfaatkan permintaan ini dengan memastikan armada mereka terawat dengan baik dan tersedia untuk disewakan.
Increased Vehicle Rental Demand During Nataru
Business-to-Consumer Rental Surge