Key insights and market outlook
Perusahaan modal ventura di Indonesia telah mengalokasikan 46,48% portofolionya ke sektor perdagangan, senilai Rp7,86 triliun per Oktober 2025. Peralihan ini disebabkan oleh ketahanan sektor tersebut di tengah gejolak ekonomi dan potensi pertumbuhan melalui digitalisasi. Para ahli menyatakan bahwa meskipun industri ini menghadapi tantangan seperti risiko kredit tinggi dan persaingan ketat, modal ventura diproyeksikan tumbuh 3-5% di 2026, dengan fokus pada startup yang profitable dan manajemen risiko.
Perusahaan modal ventura di Indonesia telah secara signifikan mengalihkan fokus investasinya ke sektor perdagangan, dengan 46,48% dari total nilai portofolio dialokasikan ke area ini, senilai Rp7,86 triliun per Oktober 2025. Realokasi strategis ini mencerminkan ketahanan sektor tersebut di tengah gejolak ekonomi dan potensi pertumbuhannya melalui platform digitalisasi dan e-commerce.
Heru Sutadi, Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, mengaitkan dominasi sektor perdagangan dengan kemampuannya menahan guncangan ekonomi, terutama selama tech winter yang sedang berlangsung. Daya tarik sektor ini semakin ditingkatkan oleh potensi return yang cepat dan likuiditas tinggi, membuatnya lebih menarik bagi investor modal ventura dibandingkan sektor berisiko tinggi seperti investasi teknologi murni.
Meskipun ada outlook positif untuk sektor perdagangan, perusahaan modal ventura menghadapi tantangan signifikan termasuk risiko kredit tinggi, regulasi ketat, dan persaingan meningkat dari perusahaan fintech. Untuk mengatasi tantangan ini, para ahli industri merekomendasikan diversifikasi portofolio investasi, fokus pada startup yang profitable, meningkatkan proses due diligence, dan mencari mekanisme perlindungan risiko.
Untuk tahun 2026, industri modal ventura diproyeksikan akan tetap pada lintasan pertumbuhan positif, dengan pertumbuhan pendanaan 3-5% year-on-year. Namun, pelaku industri disarankan untuk tetap waspada terhadap potensi risiko seperti inflasi global, ketegangan geopolitik, dan persaingan pasar yang ketat. Fokus kemungkinan akan bergeser ke sektor seperti UMKM dan inisiatif hijau sambil mempertahankan praktik manajemen risiko yang kuat.
Venture Capital Portfolio Reallocation
Trading Sector Investment Surge