Key insights and market outlook
Pemerintah Vietnam telah mengumumkan kenaikan upah minimum sebesar 7% untuk tahun 2026, efektif mulai 1 Januari 2025. Upah minimum baru akan berkisar antara US$141 hingga US$202 (sekitar Rp 2,35-3,37 juta) per bulan, tergantung pada wilayah. Keputusan ini, yang ditandatangani oleh Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc, berlaku bagi pekerja kontrak dan akan menjadi dasar bagi negosiasi gaji antara pengusaha dan pekerja.
Pemerintah Vietnam telah menetapkan kenaikan upah minimum sebesar 7% untuk pekerja kontrak mulai tahun 2026, sebagaimana diumumkan melalui dokumen yang ditandatangani oleh Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc. Tarif upah minimum baru, yang efektif mulai 1 Januari 2025, akan berkisar antara US$141 hingga US$202 per bulan, yang setara dengan sekitar Rp 2,35-3,37 juta berdasarkan nilai tukar saat ini.
Besaran upah minimum yang tepat akan bervariasi menurut wilayah, mencerminkan disparitas pembangunan ekonomi di berbagai wilayah Vietnam. Penyesuaian ini bertujuan untuk menyeimbangkan biaya tenaga kerja dengan biaya hidup di berbagai bagian negara.
Penyesuaian upah ini akan menjadi angka dasar untuk negosiasi antara pengusaha dan pekerja mengenai gaji. Meskipun peraturan baru ini secara khusus menyasar pekerja kontrak, peraturan ini kemungkinan akan memiliki implikasi yang lebih luas bagi dinamika pasar tenaga kerja Vietnam.
Keputusan ini diambil ketika Vietnam terus mengembangkan ekonominya dan menavigasi kondisi pasar tenaga kerja. Kenaikan sebesar 7% ini merupakan langkah signifikan untuk menyesuaikan upah sesuai dengan kondisi ekonomi sambil mempertahankan daya saing bagi bisnis yang beroperasi di negara tersebut.
Minimum Wage Increase Announcement
Labor Regulation Update