Key insights and market outlook
Konglomerat terbesar Vietnam, Vingroup, telah menarik proposal investasinya untuk proyek kereta api cepat Utara-Selatan senilai US$67 miliar untuk fokus pada proyek nasional lainnya. Keputusan ini diambil setelah penilaian ulang sumber daya setelah perusahaan ini dianugerahi proyek-proyek nasional besar, termasuk stadion berstandar Olimpiade dan jalur transportasi penting. Saham Vingroup dan anak perusahaannya, termasuk Vinhomes dan Vincom Retail, turun 7%, sementara Vinpearl turun 3%, yang berkontribusi pada penurunan 2,24% pada indeks acuan.
Konglomerat terbesar Vietnam, Vingroup, telah mengumumkan penarikan diri dari proposal proyek kereta api cepat Utara-Selatan senilai US$67 miliar. Keputusan ini, yang diambil setelah penilaian ulang menyeluruh terhadap sumber daya perusahaan, memungkinkan Vingroup untuk berkonsentrasi pada proyek nasional penting lainnya yang baru-baru ini diberikan kepada mereka.
Penarikan diri ini berdampak langsung pada kinerja saham Vingroup. Saham Vingroup dan anak perusahaan utamanya, termasuk Vinhomes dan Vincom Retail, turun sebesar 7%. Selain itu, Vinpearl, divisi perhotelan perusahaan, mengalami penurunan 3%. Penurunan signifikan saham Vingroup ini berkontribusi pada penurunan 2,24% pada indeks saham acuan Vietnam setelah pengumuman tersebut.
Menurut pernyataan perusahaan, keputusan untuk menarik diri dari proyek kereta api cepat ini diambil untuk memungkinkan Vingroup fokus pada proyek nasional besar lainnya. Ini termasuk pengembangan stadion berstandar Olimpiade dan berbagai proyek infrastruktur transportasi penting. Penilaian ulang portofolio investasi mereka menunjukkan pergeseran strategis menuju proyek yang dinilai lebih layak atau lebih sejalan dengan kemampuan dan prioritas perusahaan saat ini.
Vingroup Withdraws from North-South Rail Project
Significant Stock Price Drop Following Announcement