Key insights and market outlook
Produsen kendaraan listrik Vietnam, VinFast, telah resmi membuka fasilitas manufaktur pertamanya di Asia Tenggara, yang terletak di Subang, Jawa Barat, Indonesia. Pabrik ini dibangun dalam 17 bulan dengan investasi awal $300 juta (Rp 4,8 triliun) dan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 50.000 unit, serta diperkirakan akan menciptakan sekitar 1.700 lapangan kerja. Fasilitas ini diharapkan dapat menstabilkan harga kendaraan listrik VinFast di Indonesia, terutama model VF e34 dan VF 7, terutama setelah pemerintah menghentikan insentif untuk kendaraan listrik impor di tahun 2026 1
VinFast, produsen kendaraan listrik asal Vietnam, telah resmi meluncurkan fasilitas manufaktur pertamanya di Asia Tenggara, yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, Indonesia. Pabrik ini dibangun dalam waktu 17 bulan, menunjukkan kemampuan eksekusi dan komitmen perusahaan terhadap strategi ekspansi globalnya 1
Fasilitas ini mencakup 171 hektar dengan kapasitas produksi awal 50.000 unit per tahun. Pada tahap pertama, pabrik ini akan mempekerjakan sekitar 1.700 pekerja, berkontribusi pada pembangunan ekonomi Indonesia. Perusahaan telah menginvestasikan $300 juta (sekitar Rp 4,8 triliun) dalam proyek ini, menandai salah satu investasi asing terbesar di sektor otomotif Indonesia 2
Fasilitas manufaktur ini dirancang untuk komprehensif, dengan rencana untuk memasukkan lintasan uji untuk pengujian kendaraan. VinFast telah menyelesaikan proses rekrutmen dan pelatihan untuk tenaga kerja awal, dengan staf manajerial dilatih di Vietnam dan personel teknis dilatih di tempat oleh ahli Vietnam 2
Pendirian fasilitas manufaktur lokal ini sangat signifikan karena Indonesia bersiap untuk mengakhiri insentif untuk kendaraan listrik impor di tahun 2026. Dengan memproduksi secara lokal, VinFast bertujuan untuk menjaga stabilitas harga untuk model-modelnya, terutama VF e34 dan VF 7, di pasar Indonesia 3
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, mencatat bahwa VinFast adalah salah satu investor terbesar Vietnam di Indonesia. Perusahaan juga berencana untuk investasi tambahan sebesar $1 miliar (Rp 17 triliun) untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 50.000 menjadi 350.000 unit per tahun. Ekspansi ini menggarisbawahi komitmen jangka panjang VinFast terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik 2
VinFast Plant Inauguration
Electric Vehicle Production Launch
Major Foreign Investment