Key insights and market outlook
Pasar saham AS ditutup melemah karena kekhawatiran gelembung AI yang dipicu oleh kinerja Broadcom dan Oracle membuat investor meninggalkan saham teknologi. Indeks Dow Jones turun 0,51% menjadi 48.458,05, sementara S&P 500 melemah 1,07% ke 6.827,41 dan Nasdaq Composite turun 1,69% menjadi 23.195,17. Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang naik menambah tekanan pada saham, setelah beberapa pembuat kebijakan menentang pelonggaran moneter.
Pasar saham AS mengalami penurunan signifikan pada hari Jumat, dengan indeks utama ditutup melemah karena meningkatnya kekhawatiran tentang gelembung AI. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,51% menjadi 48.458,05, sementara S&P 500 melemah 1,07% ke 6.827,41, dan Nasdaq Composite turun 1,69% menjadi 23.195,17.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh investor yang beralih dari saham teknologi setelah hasil Broadcom dan Oracle memicu kekhawatiran tentang keberlanjutan reli pasar yang didorong AI. Pergeseran sentimen investor ini semakin diperparah oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, karena beberapa pembuat kebijakan menentang langkah-langkah pelonggaran moneter.
Dalam sepekan, S&P 500 mencatat penurunan 0,63%, sementara Nasdaq Composite turun 1,62%. Sebaliknya, Dow Jones berhasil mempertahankan penguatan 1,05% untuk minggu ini, menunjukkan ketahanan relatif dibandingkan dengan indeks yang lebih berat teknologi.
Kombinasi kekhawatiran gelembung AI dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS menciptakan lingkungan yang menantang bagi saham. Investor kini memantau dengan cermat perkembangan lebih lanjut dalam kebijakan moneter dan laba korporasi untuk mengukur langkah pasar berikutnya.
US Stock Market Decline
AI Sector Concerns
Treasury Yields Rise