West Java Governor Questions OJK's Rejection of BJB Commissioner Candidates
Back
Back
4
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Gubernur Jabar Pertanyakan Penolakan OJK terhadap Calon Komisaris BJB

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menolak Mardigu Wowiek Prasantyo dan Helmy Yahya sebagai komisaris independen Bank BJB. Hasil uji kelayakan dan kepatutan OJK mengesampingkan persetujuan pemegang saham Bank. Dedi Mulyadi berencana menanyakan alasan spesifik di balik penolakan OJK.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Gubernur Jabar Pertanyakan Penolakan OJK terhadap Calon Komisaris BJB

Kekecewaan atas Kegagalan Pengangkatan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan kekecewaannya setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menolak pengangkatan Mardigu Wowiek Prasantyo sebagai Komisaris Utama Independen dan Helmy Yahya sebagai Komisaris di Bank BJB. Penolakan ini terjadi meskipun mereka telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Pengawasan Regulasi

Dedi Mulyadi menekankan bahwa keputusan akhir ada pada hasil uji kelayakan dan kepatutan OJK, dengan menyatakan, "Bukan pelantikan mereka yang dibatalkan, tapi mereka tidak lolos OJK." Ia menyoroti pentingnya peran OJK dalam proses seleksi komisaris.

Rencana Investigasi Lebih Lanjut

Gubernur menyatakan bahwa ia secara pribadi kecewa dengan hasil ini dan berencana menanyakan alasan spesifik di balik keputusan OJK. Ia mengatakan, "Kenapa tidak lolos? Tanya saja OJK. Secara pribadi dan sebagai gubernur, saya menyesalkan mereka tidak lolos."

Latar Belakang

Bank BJB telah merencanakan RUPSLB pada 1 Desember 2025 untuk membahas pengangkatan tersebut. Pertemuan ini diadakan setelah surat OJK bernomor SR-294/PB.02/2025, SR-356/PB.02/2025, dan S-338/KO.12/2025.

Implikasi

Perkembangan ini menyoroti peran pengawasan regulasi yang signifikan yang dimainkan OJK di sektor perbankan Indonesia, terutama dalam pengangkatan posisi kunci di bank. Penolakan terhadap kandidat berprofil tinggi seperti Mardigu dan Helmy Yahya menekankan pengawasan ketat yang diterapkan untuk memastikan integritas dan kemampuan eksekutif perbankan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
9 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BJBR

Topics Covered

Banking RegulationCommissioner AppointmentOJK Oversight

Key Events

1

OJK Rejection of Commissioner Candidates

2

Bank BJB RUPSLB Meeting

Timeline from 1 verified sources