Key insights and market outlook
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) menghadapi tantangan signifikan karena terlibat dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), termasuk klaim piutang Rp 5,01 triliun terhadap Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) 4
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) sedang menghadapi tantangan keuangan signifikan terutama karena keterlibatannya dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh). Kinerja keuangan perseroan terpengaruh oleh penyertaan modal 32% di PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium yang mengelola proyek ini 5
WIKA saat ini terlibat dalam sengketa dengan Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) terkait klaim piutang Rp 5,01 triliun karena cost overrun pada proyek kereta cepat 4
Masalah keuangan perseroan telah menarik perhatian regulator, dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) menangguhkan perdagangan saham WIKA karena kekhawatiran atas kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya, terutama penundaan pembayaran Sukuk Mudharabah senilai Rp 3,4 triliun yang jatuh tempo pada 3 November 2025 3
Manajemen WIKA telah melakukan komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BEI dan kreditor keuangan, untuk mengatasi tantangan ini. Perusahaan bekerja untuk meningkatkan kesehatan keuangannya melalui upaya restrukturisasi sambil mengejar penyelesaian klaim yang disengketakan dengan KCIC. Hasil dari inisiatif ini akan sangat menentukan stabilitas keuangan dan kapasitas operasional WIKA ke depan.
Debt Restructuring Plan 2026
Disputed Claims against KCIC
Sukuk Payment Delay