Key insights and market outlook
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) telah mengamankan kontrak baru senilai Rp 10,33 triliun dari Januari hingga November 2025, menunjukkan peningkatan signifikan sebesar Rp 2,5 triliun dibandingkan Oktober 2025 1
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), perusahaan konstruksi terkemuka di Indonesia, telah mencapai tonggak penting dengan mengamankan kontrak baru senilai Rp 10,33 triliun selama periode Januari hingga November 2025 1
Kontrak baru yang diamankan oleh WIKA beragam di berbagai sektor, mencerminkan jejak operasional perusahaan yang luas. Sektor infrastruktur dan bangunan tetap menjadi kontributor terbesar, menyumbang 49% dari total nilai kontrak. Ini diikuti oleh sektor industri penunjang konstruksi, yang menyumbang 44% dari total. Sektor EPC (Engineering, Procurement, and Construction) dan properti masing-masing menyumbang 3% dari total nilai kontrak.
Peningkatan signifikan dalam akuisisi kontrak oleh WIKA dipandang sebagai indikator positif bagi keseluruhan sektor konstruksi di Indonesia. Menurut Ngatemin, Sekretaris Perusahaan WIKA, perolehan kontrak yang kuat "menunjukkan optimisme bahwa sektor konstruksi mulai menggeliat menjelang akhir tahun." Pemulihan ini sangat penting bagi kinerja perusahaan dan mencerminkan tren yang lebih luas di industri.
Pertumbuhan substansial dalam kontrak baru diharapkan berdampak positif pada kinerja keuangan WIKA untuk tahun ini. Peningkatan backlog kontrak memberikan dasar yang solid bagi pendapatan dan profitabilitas perusahaan di periode mendatang. Karena sektor konstruksi terus pulih, fokus strategis WIKA pada berbagai sektor memposisikan perusahaan dengan baik untuk memanfaatkan peluang yang muncul.
New Contract Acquisition
Construction Sector Recovery