WOM Finance Reveals Challenges in Working Capital Financing Amid Economic Uncertainty
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 8
Sources1 verified

WOM Finance Beberkan Tantangan Pembiayaan Modal Kerja di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·8 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

WOM Finance (WOMF) menghadapi tantangan dalam pembiayaan modal kerja karena ketahanan arus kas debitur, dinamika usaha yang dipengaruhi kondisi ekonomi, dan sensitivitas terhadap perubahan suku bunga. Meskipun ada tantangan, perusahaan tetap optimis tentang pembiayaan modal kerja di 2026, menargetkan kontribusinya melebihi 18% dari total portofolio. Pembiayaan modal kerja industri multifinance tumbuh 9,28% YoY per Oktober 2025, mencapai Rp53,19 triliun.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

WOM Finance Atasi Tantangan Pembiayaan Modal Kerja

Navigasi Ketidakpastian Ekonomi

WOM Finance, perusahaan multifinance terkemuka di Indonesia, mengungkapkan tantangan yang dihadapi dalam menyediakan pembiayaan modal kerja. Menurut Cincin Lisa Hadi, Direktur Keuangan WOM Finance, tantangan utama meliputi ketahanan arus kas debitur, dinamika usaha yang dipengaruhi kondisi ekonomi, dan sensitivitas terhadap perubahan suku bunga dan biaya pendanaan.

Respons Strategis terhadap Tantangan

Untuk mengatasi tantangan ini, WOM Finance telah mengadopsi pendekatan analisis pembiayaan yang selektif, pemantauan portofolio yang berkelanjutan, dan penyesuaian terukur pada strategi penyaluran dan pricing. Respons strategis ini bertujuan untuk menjaga daya saing sambil memastikan praktik keuangan yang sehat. Meskipun ada tantangan, perusahaan tetap optimis tentang prospek pembiayaan modal kerja di 2026.

Outlook Positif untuk Pembiayaan Modal Kerja

Cincin mengungkapkan keyakinannya bahwa pembiayaan modal kerja akan tetap positif di 2026 karena sifatnya yang relatif stabil dibandingkan dengan pembiayaan konsumen. Perusahaan mengantisipasi bahwa pembiayaan produktif, seperti pinjaman modal kerja, akan terus memainkan peran penting dalam mendukung pertumbuhan industri multifinance. WOM Finance berencana untuk fokus pada sektor dengan kebutuhan likuiditas yang jelas dan siklus bisnis yang stabil, khususnya sektor UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Konteks dan Kinerja Industri

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melaporkan bahwa pembiayaan modal kerja tetap menjadi tulang punggung pertumbuhan industri multifinance. Hingga Oktober 2025, pembiayaan modal kerja tumbuh sebesar 9,28% year-on-year (YoY), mencapai Rp53,19 triliun, atau 10,53% dari total piutang industri multifinance. Pertumbuhan ini menggarisbawahi pentingnya pembiayaan modal kerja di industri ini.

Rencana dan Target Masa Depan

WOM Finance telah menetapkan target untuk pembiayaan modal kerja agar berkontribusi lebih dari 18% terhadap total portofolio pada 2026. Untuk mencapai target ini, perusahaan berencana untuk mengoptimalkan produk sesuai kebutuhan pasar, memperkuat jaringan distribusi, dan menjaga manajemen risiko yang disiplin untuk memastikan kualitas portofolio. Saat ini, pembiayaan modal kerja sudah mencapai lebih dari 19% dari total portofolio WOM Finance, menunjukkan fondasi yang kuat untuk mencapai target 2026.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified
Related Stocks
WOMF

Topics Covered

Working Capital FinancingMultifinance Industry GrowthFinancial Services Regulation

Key Events

1

Working Capital Financing Growth

2

Multifinance Industry Performance Update

Timeline from 1 verified sources