Key insights and market outlook
Laporan Bank Dunia edisi Desember 2025 menyoroti bahwa kualitas pasar tenaga kerja Indonesia masih menjadi tantangan utama meskipun stabilitas makroekonomi terjaga. Konsumsi swasta berkontribusi 2,7 poin persentase (53,3% dari pertumbuhan PDB), sedikit menurun dari 2,8 poin (54,8%) di tahun 2024. Laporan tersebut menekankan bahwa indikator pasar tenaga kerja menunjukkan masalah kualitas yang persisten yang mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga.
Laporan terbaru Bank Dunia, 'Fondasi Digital untuk Pertumbuhan,' yang dirilis pada Desember 2025, menekankan bahwa pasar tenaga kerja Indonesia terus menghadapi tantangan kualitas yang signifikan meskipun stabilitas makroekonomi negara tetap terjaga. Laporan tersebut mencatat bahwa meskipun konsumsi swasta tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, kontribusinya sedikit menurun dari 2,8 poin persentase (54,8% dari pertumbuhan PDB) di tahun 2024 menjadi 2,7 poin persentase (53,3% dari pertumbuhan PDB) di tahun ini.
Laporan tersebut menekankan bahwa berbagai indikator pasar tenaga kerja menunjukkan masalah kualitas yang persisten dalam pekerjaan. Tantangan ini mempengaruhi kesejahteraan rumah tangga dan berpotensi menghambat kemajuan ekonomi lebih lanjut. Analisis Bank Dunia menunjukkan bahwa meningkatkan kualitas pasar tenaga kerja sangat penting untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.
Temuan laporan ini memiliki implikasi signifikan bagi para pembuat kebijakan. Mengatasi kualitas pasar tenaga kerja kemungkinan akan memerlukan langkah-langkah komprehensif yang melampaui stabilitas makroekonomi. Langkah-langkah ini mungkin termasuk investasi di bidang pendidikan dan pelatihan, perbaikan regulasi pasar tenaga kerja, dan inisiatif untuk meningkatkan produktivitas di berbagai sektor ekonomi.
World Bank Report Release
Labor Market Quality Assessment