Key insights and market outlook
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 1,49%-1,51% ke sekitar US$ 59,5 per barel pada pukul 17.53 WIB, 3 Desember 2025. Meskipun kenaikan mingguan mencapai 1,3%, analis memperingatkan bahwa kenaikan tersebut bersifat teknis dan tidak menandakan pembalikan tren. Pasar minyak global tetap berada di bawah tekanan karena penawaran yang melebihi pertumbuhan permintaan, yang berpotensi menyebabkan volatilitas harga dalam jangka pendek.
Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) mencatat kenaikan скром sebesar 1,49%-1,51% ke sekitar US$ 59,5 per barel selama perdagangan pada 3 Desember 2025. Kinerja mingguan juga menunjukkan kenaikan 1,3%, menunjukkan adanya momentum positif dalam jangka pendek. Namun, pengamat pasar memperingatkan bahwa pergerakan naik ini terutama didorong oleh faktor teknis daripada perubahan fundamental dalam dinamika pasar.
Wahyu Laksono, Founder Traderindo.com, mencatat bahwa pasar minyak global secara struktural menghadapi tantangan karena pertumbuhan pasokan yang melebihi ekspansi permintaan. Ketidakseimbangan ini menciptakan tekanan turun yang signifikan pada harga dan mempertahankan risiko volatilitas pasar yang berkelanjutan. Pergerakan harga saat ini lebih dipandang sebagai koreksi teknis daripada pembalikan tren yang berlaku.
Pasar minyak tetap sensitif terhadap faktor makroekonomi dan perkembangan geopolitik. Meskipun pergerakan harga jangka pendek mungkin menunjukkan kenaikan sesekali, tantangan fundamental berupa kelebihan pasokan terus membebani pasar. Investor dan pelaku pasar disarankan untuk memantau dinamika pasokan-permintaan dengan cermat seiring pasar menavigasi lingkungan yang menantang ini.
WTI Price Movement
Oil Market Update