Key insights and market outlook
XLSmart Telecom (EXCL) melaporkan pertumbuhan pendapatan 20,44% year-on-year menjadi Rp 30,54 triliun di Q3 2025, meskipun masih mencatatkan kerugian. Merger perusahaan ini diharapkan dapat mendorong kinerja jangka panjang melalui kehadiran pasar yang diperluas dan layanan terintegrasi. Faktor pendorong pertumbuhan utama termasuk peningkatan 21% pengguna aktif seluler dan peluncuran ESTA, solusi IoT dan cloud terintegrasi.
XLSmart Telecom (EXCL) melaporkan pendapatan sebesar Rp 30,54 triliun untuk Q3 2025, menunjukkan peningkatan 20,44% year-on-year. Meskipun pertumbuhan pendapatan ini, perusahaan masih mencatatkan kerugian sebesar Rp 2,6 triliun, dibandingkan dengan laba bersih sebelum merger sebesar Rp 1,31 triliun. Perubahan signifikan dalam profitabilitas ini disebabkan oleh merger antara XL Axiata dan Smartfren.
Kinerja operasional perusahaan menunjukkan beberapa kekuatan:
Merger antara XL Axiata dan Smartfren telah menciptakan kehadiran pasar yang lebih kuat melalui:
Analis dari Ina Sekuritas mencatat bahwa meskipun perusahaan menghadapi tekanan margin jangka pendek, merger diharapkan menjadi katalis positif untuk kinerja jangka panjang. Integrasi layanan dan perluasan cakupan jaringan kemungkinan akan mendorong pertumbuhan masa depan dan meningkatkan daya saing di pasar telekomunikasi.
Q3 2025 Financial Results
Merger Integration Progress
New Service Launch