Key insights and market outlook
Pemangkasan suku bunga 25 basis poin menjadi 3,50%-3,75% oleh The Fed meningkatkan prospek obligasi korporasi Indonesia dengan berpotensi menurunkan biaya pendanaan emiten dan menjaga ketertarikan investor 1
Keputusan baru-baru ini oleh The Federal Reserve untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 3,50%-3,75% telah menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi obligasi korporasi Indonesia 1
Pemangkasan suku bunga diharapkan memiliki beberapa efek positif pada pasar obligasi Indonesia:
Josua Pardede, Kepala Ekonom Bank Permata, menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga The Fed dan pelonggaran likuiditas global kemungkinan akan mengurangi kekuatan dolar AS, menurunkan imbal hasil obligasi AS, dan meningkatkan selera risiko investor terhadap aset pasar negara berkembang. Lingkungan ini biasanya memberikan dorongan bagi pasar obligasi pemerintah Indonesia dengan mengurangi premi risiko dan menstabilkan arus modal asing 1
Outlook untuk obligasi korporasi di Indonesia tetap positif karena imbal hasil yang menarik dibandingkan pilihan investasi lain. Ketika suku bunga global menurun, daya tarik relatif obligasi korporasi Indonesia kemungkinan akan meningkat, yang berpotensi menyebabkan permintaan yang lebih besar dan kondisi pasar yang lebih menguntungkan bagi emiten.
Fed Rate Cut
Global Monetary Easing
Improved Emerging Market Sentiment