Key insights and market outlook
Bencana alam baru-baru ini di Sumatera telah berdampak parah pada sektor pertanian dan perikanan Indonesia, dengan 107.324 hektar sawah terdampak dan 30.723 hektar tambak ikan rusak. Pemerintah mengusulkan Rp 6,6 triliun untuk upaya pemulihan, dengan Rp 1,49 triliun dialokasikan untuk tahun 2026. Bencana ini telah menyebabkan kerugian signifikan, termasuk 820.000 ternak hilang dan kerusakan infrastruktur pertanian 2
Bencana alam baru-baru ini di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menyebabkan kerusakan luas pada sektor pertanian dan perikanan Indonesia. Kementerian Pertanian melaporkan bahwa 107.324 hektar sawah telah terdampak bencana, termasuk 56.100 hektar rusak ringan, 22.200 hektar rusak sedang, dan 29.100 hektar rusak berat 2
Sawah yang terdampak termasuk 44.600 hektar yang telah ditanami, sehingga mengakibatkan gagal panen. Selain itu, 29.300 hektar lahan perkebunan di luar sawit juga terdampak. Total kerugian ternak mencapai 820.000 ekor. Kementerian Pertanian mengusulkan Rp 6,6 triliun untuk upaya pemulihan komprehensif, dengan Rp 1,49 triliun dialokasikan untuk tahun 2026 1
Kementerian Kelautan dan Perikanan melaporkan bahwa bencana telah berdampak pada 8.368 nelayan dan 27.879 pembudidaya ikan. Kerusakan termasuk 30.723 hektar tambak ikan dan 3.612 kapal nelayan yang rusak atau hilang. Kerusakan infrastruktur juga meliputi 1.431 unit pengolahan ikan dan 396 fasilitas budidaya yang rusak 3
Pemerintah telah memprioritaskan bantuan ke wilayah yang paling terdampak. Alokasi Rp 1,49 triliun untuk tahun 2026 akan didistribusikan ke berbagai upaya pemulihan, termasuk Rp 736,21 miliar untuk rehabilitasi sawah dan sistem irigasi, Rp 68,6 miliar untuk bantuan benih, dan Rp 641,25 miliar untuk peralatan dan persediaan pertanian 1
Agricultural Disaster Relief Fund Request
Infrastructure Damage Assessment
Livestock Loss Compensation