Indonesian Labor Unions Threaten Further Protests Over Jakarta Minimum Wage
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedJan 13
Sources2 verified

Serikat Buruh Indonesia Ancaman Demo Lanjutan Terkait Upah Minimum Jakarta

Tim Editorial AnalisaHub·13 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Serikat buruh Indonesia, yang dipimpin oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), mengancam akan melakukan protes lanjutan pada 15 Januari 2026, setelah tuntutan mereka untuk menaikkan upah minimum provinsi Jakarta tidak dipenuhi. Serikat buruh menuntut kenaikan menjadi Rp 5,89 juta dari Rp 5,73 juta saat ini. Protes akan fokus pada berbagai isu termasuk upah minimum, hukum ketenagakerjaan, dan pemerintahan daerah.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Serikat Buruh Indonesia Tingkatkan Protes Terkait Upah Minimum

Latar Belakang Sengketa Upah Minimum

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkapkan ketidakpuasan yang kuat terhadap upah minimum provinsi Jakarta yang baru diumumkan sebesar Rp 5,73 juta. Dipimpin oleh Presiden Said Iqbal, serikat buruh menuntut agar upah dinaikkan menjadi Rp 5,89 juta, dengan alasan bahwa jumlah saat ini tidak cukup untuk memenuhi biaya hidup tinggi di Jakarta.

Protes yang Direncanakan dan Tuntutan

Serikat buruh berencana untuk melakukan protes pada 15 Januari 2026, dengan peserta yang diperkirakan akan berkumpul di depan gedung DPR RI dan Kementerian Ketenagakerjaan. Protes akan membahas empat isu utama:

  1. Upah minimum provinsi Jakarta
  2. Upah minimum sektoral di Jawa Barat
  3. Tuntutan untuk pembahasan RUU Ketenagakerjaan
  4. Penolakan pemilihan kepala daerah oleh DPRD

Pernyataan Kunci dari Pemimpin Serikat

Said Iqbal mengkritik upah minimum saat ini, menyatakan bahwa Jakarta, sebagai kota dengan banyak orang kaya, tidak seharusnya memiliki upah minimum yang begitu rendah. Ia merujuk pada data Bank Dunia yang menunjukkan tingginya biaya hidup di Jakarta, menyarankan bahwa gubernur tidak boleh terkungkung oleh peraturan yang ada dalam menetapkan upah.

Implikasi dan Dampak Potensial

Protes ini menyoroti ketegangan yang sedang berlangsung antara serikat buruh dan kebijakan pemerintah terkait upah dan hak-hak buruh. Hasil protes ini berpotensi mempengaruhi keputusan upah di masa depan dan kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia.

Sumber

  1. [Detik Finance - Buruh Protes ke Pramono](
  2. [Detik Finance - Tuntutan Kenaikan UMP Tak Dipenuhi](
Original Sources

Story Info

Published
3 days ago
Read Time
10 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Labor ProtestsMinimum Wage DisputeLabor Rights

Key Events

1

Labor Union Protests

2

Minimum Wage Dispute

3

Potential Labor Unrest

Timeline from 2 verified sources