Jakarta's Informal Economy Thrives: Odong-odong Riders Earn Livelihood Amid Job Scarcity
Back
Back
2
Impact
1
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 13
Sources3 verified

Ekonomi Informal Jakarta Bertahan: Sopir Odong-odong Cari Nafkah di Tengah Kelangkaan Lapangan Kerja

Tim Editorial AnalisaHub·13 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Di kawasan Jatinegara, Jakarta, odong-odong (gerobak bermotor modifikasi) menjadi sumber penghasilan penting bagi warga yang kesulitan mencari pekerjaan. Operator seperti Deni bisa menghasilkan Rp 100.000 hingga Rp 400.000 per hari setelah dikurangi biaya, dengan tarif Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa. Memulai usaha odong-odong membutuhkan investasi awal Rp 15-20 juta untuk modifikasi kendaraan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Ekonomi Odong-odong Jakarta: Jalan Hidup di Masa Sulit

Transportasi Informal Menjadi Tumpuan Ekonomi

Di kawasan Jatinegara, Jakarta, odong-odong berwarna-warni telah menjadi lebih dari sekadar hiburan anak-anak - mereka telah menjadi sumber penghidupan penting bagi banyak warga. Gerobak bermotor modifikasi ini, dilengkapi dengan lampu hias dan bendera, berkeliling melalui jalan-jalan padat dan gang-gang sempit, menyediakan transportasi dan hiburan terjangkau 1

.

Pendapatan Harian dan Model Operasional

Operator seperti Deni, yang mulai mengemudi odong-odong pada tahun 2021 setelah kehilangan pekerjaannya selama pandemi, dapat menghasilkan antara Rp 100.000 hingga Rp 400.000 per hari setelah dikurangi biaya operasional. Tarif ditetapkan sebesar Rp 2.000 untuk anak-anak dan Rp 5.000 untuk dewasa, dengan tarif dewasa sudah termasuk bayi yang ikut 2

.

Investasi Awal dan Model Bisnis

Memulai bisnis odong-odong membutuhkan investasi awal yang signifikan. Biaya modifikasi sepeda motor menjadi odong-odong lengkap berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta, tergantung pada kualitas modifikasi. Operator biasanya membayar biaya sewa harian untuk kendaraan, mulai dari Rp 80.000 hingga Rp 100.000, ditambah biaya bahan bakar sekitar Rp 30.000 per hari 3

.

Signifikansi Ekonomi

Bisnis odong-odong menunjukkan ketahanan ekonomi informal Jakarta dalam menghadapi kelangkaan lapangan kerja. Meskipun bukan pengganti pekerjaan formal, bisnis ini memberikan sumber pendapatan vital bagi banyak rumah tangga. Operasional ini juga menyoroti semangat kewirausahaan warga Jakarta dalam menciptakan peluang penghidupan dari sumber yang tidak konvensional.

Sumber

  1. [Detik Finance - Odong-odong sebagai Mata Pencaharian](
  2. [Detik Finance - Pendapatan Harian](
  3. [Detik Finance - Investasi Awal](
Original Sources

Story Info

Published
3 days ago
Read Time
11 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Informal EconomyMicroentrepreneurshipUrban Livelihood

Key Events

1

Informal Transportation Business Growth

2

Microenterprise Investment Trends

Timeline from 3 verified sources