Key insights and market outlook
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kepada PT Ormat Geothermal Indonesia, anak perusahaan Ormat Technologies, Inc yang berbasis di AS. Pemenang lelang diumumkan melalui Keputusan Menteri ESDM No. 8.K/EK.04/MEM.E/2026 tanggal 8 Januari 2026. Perusahaan harus membayar harga dasar data wilayah kerja sebagai penerimaan negara bukan pajak dalam waktu empat bulan dan menempatkan komitmen eksplorasi di bank BUMN.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan bahwa PT Ormat Geothermal Indonesia, anak perusahaan Ormat Technologies, Inc yang berbasis di Nevada, AS, telah memenangkan lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Pengumuman resmi dilakukan melalui Keputusan Menteri ESDM No. 8.K/EK.04/MEM.E/2026 tanggal 8 Januari 2026, sebagaimana tercantum dalam Pengumuman Kementerian No. 1.Pm/EK.04/DJE.P/2026.
Sesuai dengan persyaratan lelang dan peraturan yang berlaku, PT Ormat Geothermal Indonesia diwajibkan memenuhi beberapa kewajiban. Perusahaan harus membayar harga dasar data wilayah kerja sebagai penerimaan negara bukan pajak dalam waktu empat bulan sejak tanggal keputusan. Selain itu, mereka harus menempatkan komitmen eksplorasi di bank BUMN dalam jangka waktu yang sama. Untuk perusahaan yang tidak secara khusus didirikan untuk mengelola proyek panas bumi, mereka diwajibkan untuk membentuk badan usaha baru atau mengubah anggaran dasar yang ada, dengan entitas baru harus memiliki kepemilikan minimal 95% oleh pemenang lelang.
Lelang dan kewajiban yang timbul diatur oleh Peraturan Pemerintah No. 7/2017 tentang Pemanfaatan Panas Bumi dan Peraturan Menteri ESDM No. 37/2018 tentang Wilayah Kerja Panas Bumi dan Perizinan Usaha Panas Bumi. Regulasi ini menyediakan kerangka hukum untuk pengembangan panas bumi di Indonesia dan menguraikan persyaratan untuk pelaksanaan dan kepatuhan proyek.
Proyek panas bumi ini merupakan perkembangan penting dalam sektor energi terbarukan Indonesia, yang sejalan dengan komitmen negara untuk memperluas kapasitas energi bersih. Proyek ini akan berkontribusi pada target energi terbarukan Indonesia dan membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Keterlibatan perusahaan internasional seperti Ormat Technologies membawa keahlian teknis dan investasi yang krusial untuk pengembangan sumber daya panas bumi Indonesia.
Geothermal Project Auction Award
Renewable Energy Investment